Mohon tunggu...
Bryan Davis
Bryan Davis Mohon Tunggu... Lainnya - Pelajar

SDHLC

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Pemuda Pemudi Berjasa

18 Februari 2021   00:33 Diperbarui: 18 Februari 2021   11:41 263
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

"Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia."

Kata kata itu adalah salah satu kata mutiara dari Bung Karno presiden pertama Indonesia. Harapan bangsa bagi pemuda sangat tinggi karena pemuda selalu dianggap masih berapi – api dan masih penuh dengan tenaga untuk berjuang. Tentu betul adanya jika kita mengandalkan anak anak muda sekarang untuk menjadi pendorong kita, karena suatu saat merekalah yang harus memajukan bangsa ini. Indonesia adalah sebuah bangsa yang sangat kental dengan sejarah yang berisikan orang orang muda yang berjasa.

Banyak sekali representasi pemuda pemudi yang sangat baik untuk kita jadikan sebuah pedoman. Mungkin pada saat ini perjuangan kita tidak secara fisik dan sesulit zaman dahulu, namun jika dilihat dari sisi lainnya kita tetap diperhadapkan dengan masalah yang lebih besar yang harus diperjuangkan dengan sangat keras. Banyak sekali anak anak muda yang kurang percaya dengan dirinya sendiri sehingga merasa dia memiliki banyak kekurangan dan tidak dapat berguna bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya sosial media juga banyak sekali adanya cyber bullying yang sangat berdampak bagi kehidupan pemuda, karena pada era teknologi 4.0 orang orang menganggap sosial media sebagai sebuah kehidupan yang mereka harus bisa kuasai. Mereka memposting foto atau video untuk mengundang pengakuan dari orang lain untuk kepuasan dirinya supaya dipuji. Dan ketika mereka tidak merasa diakui, mereka akan merasa bahwa dirinya kurang baik dan pada akhirnya dengan ditambah komen komen yang menyakiti hatinya, beliau bisa saja depresi.

Peran pemuda sebelum masa kemerdekaan tentu saja sangat besar, namun adalah tugas kita untuk mempertahankan kemerdekaan yang sudah mereka perjuangkan. Terkadang, mempertahankan sesuatu lebih sulit dan karena itu haruslah kita lebih aktif menjadi saluran penyebar semangat kepada sesama pemuda disekitar kita untuk bangkit kembali. Namun sekarang pertanyaannya, bagaimana cara mempertahankan kemerdekaan tersebut. 

Cara cara yang dapat terpikiran tentu saja banyak, dan disesuaikan dengan situasi yang sedang dihadapkan kepada kita. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk dapat menjadi saluran penyemangat bagi orang orang yang membutuhkan. Berikut adalah tiga hal dari sekian banyak yang bisa kita lakukan sebagai pemuda pemuda negeri untuk menghadapi masa depan.

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Yang pertama, mulai dari diri sendiri biasakan untuk tidak berkata yang buruk tentang orang lain. jika kita merasa mereka memiliki kekurangan, kita harus mengasihi mereka untuk membantu sebaik mungkin supaya mereka menjadi lebih baik di dalam bidang tersebut. Berikan komentar yang secukupnya untuk membangun bukan menjatuhkan. Namun, jika ada saran beritahukanlah orang tersebut dengan lembut, dan tentu saja bantu mereka untuk mendapatkan bantuan yang mereka perlukan.

Kedua, menyadarkan satu sama lain bahwa kita diciptakan sesuai dan se – gambar dengan pencipta kita. Dengan kesadaran yang seperti itu, kita dapat dengan mudah menangkis omongan yang buruk tentang kita karena kita tahu bahwa kita tidak dilahirkan untuk pekerjaan yang sepele, namun pekerjaan besar yang mungkin belum kelihatan. Jangan berkecil hati dan teruslah maju. Jangan responi cibiran yang menjatuhkan kita karena efek buruknya akan lebih besar dan akan kembali kepada diri kita sendiri jika kita responi.

Terakhir, jangan malu dan takut untuk menonjolkan bakatmu. Sebaik mungkin jangan pernah takut untuk menunjukkan talenta yang kamu miliki karena dengan begitu kamu juga akan mendorong orang lain untuk memiliki rasa percaya diri untuk menonjolkan bakat yang mereka punya juga. Orang lain bisa berpikir jika dia bisa, akupun pasti bisa dan itulah motivasi yang harus disalurkan kepada banyak pemuda pemudi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun