Mohon tunggu...
Brenda Charlottha
Brenda Charlottha Mohon Tunggu... Tourism Student

Mahasiswa Usaha Perjalanan Wisata di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti yang masih belajar menulis.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Gangster Merah Putih

17 Mei 2021   11:41 Diperbarui: 17 Mei 2021   12:16 54 5 2 Mohon Tunggu...

Salah satu fakta yang kurang menyenangkan adalah fakta bahwa kita tidak bisa merasa nyaman dengan semua orang---bahwa kita tidak bisa berteman dengan semuanya walau kita memaksa diri sendiri. Sehingga, walau guru-guru selalu mengingatkan kita untuk tidak pilih-pilih teman, rasanya susah untuk melakukan hal tersebut. Tentu saja saya ingin berteman dengan semuanya, tapi apa yang bisa saya lakukan ketika saya tidak bisa merasa nyaman dengan mereka? Kalian juga pasti tidak bisa merasa nyaman dengan semua orang, maka dari itu tercipta geng pertemanan di dalam sekolah, itu adalah salah satu hal yang sulit untuk dihindari.

Saya memiliki grup pertemanan saya sendiri ketika masih duduk di sekolah dasar; saya hanya dekat dengan tiga orang dan hanya sering bermain dengan mereka, sehingga tanpa sadar grup pertemanan kami terbentuk begitu saja. Kami memiliki tempat persembunyian yang jarang diketahui oleh murid lain, biasanya kami akan berkumpul di tempat tersebut untuk makan siang dan bermain bersama. Kami berempat menyukai hal yang sama, menonton film yang sama dan juga memiliki kepribadian yang cukup serupa, sehingga kami berteman dengan baik.

Saya ingat berpetualang dengan mereka sehabis sekolah selesai, berpura-pura menjadi sekumpulan detektif ketika menemukan lembar ujian tanpa nama yang sudah basah oleh hujan dan penuh debu.

Kami bahkan mencari nama untuk grup pertemanan kecil tersebut dan pada akhirnya setuju untuk menamai geng kami dengan sebutan ICC, sebuah singkatan dari Ice Cream Company---rasanya ingin tertawa setiap kali kenangan sekolah dasar tersebut muncul dengan tiba-tiba. Tidak berhenti sampai di situ saja, kami berempat membuat kartu anggota yang kemudian kami laminating di depan sekolah, saat itu kami merasa keren sekali karena memiliki kartu anggota sendiri. 

Kami mencoba untuk membuat grup pertemanan kami sedikit lebih besar, percaya atau tidak, kami sempat membuka pendaftaran untuk anggota baru dan bahkan membuat ujian masuk---tidak aneh-aneh, hanya tes berlari dan memanjat pohon. Namun ternyata, kami memang lebih baik berempat saja, sehingga pendaftaran anggota baru tersebut ditutup tanpa ada penambahan.

Saya merasa konyol sekali menceritakan hal tersebut, rasanya seolah kami menjadi gangster di sekolah dasar---kartu anggota, nama samaran dan sebagainya. Namun hal tersebut membuat saya sadar bahwa saya memiliki masa kecil yang cukup menyenangkan, saya masih sempat bermain di luar hingga matahari terbenam. Walau cerita tersebut terdengar konyol, setidaknya saya memiliki cerita masa kecil yang cukup lucu untuk diceritakan!

Saya masih ingat dengan teman-teman saya dalam grup ICC tersebut, hubungan kami masih baik dan terkadang kami masih sering bicara melalui media sosial. Saya harap, kami dapat bermain bersama lagi dan mengenang masa-masa konyol di sekolah dasar dahulu.

VIDEO PILIHAN