Mohon tunggu...
Bobby Nadeak
Bobby Nadeak Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Just Do It !

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Pengalaman Mendaki Gunung Pusuk Buhit untuk Pertama Kalinya

19 April 2021   22:55 Diperbarui: 19 April 2021   23:38 83 4 0 Mohon Tunggu...

Mendaki merupakan salah satu List tujuan perjalanan dari setiap Laki-laki, tiba lah saatnya saya mempunyai kesempatan untuk mewujudkannya, tepatnya pada 15 Juli 2016, setelah Pengumuman kelulusan SMP. Rencana untuk melakukan pendakian memang sudah direncanakan sejak beberapa Bulan terakhir. Setelah banyak diskusi tentang berapa lama kami dipuncak hingga berapa jumlah anggota yang ikut,akhirnya kami pun menentukan tanggal dan hari untuk melakukan pendakian. 

Gunung Pusuk Buhit merupakan tujuan pendakian kami, Gunung ini terletak di Daerah saya, Kabupaten Samosir. Bagi Orang Batak, Khususnya Batak Toba, Gunung ini dianggap Suci, karena menurut kepercayaan Suku Batak, Gunung Pusuk Buhit merupakan tempat dimana Orang Batak Dilahirkan/Diciptakan. 

Orang batak juga percaya disanalah Awal mula peradaban Suku Batak tepatnya di Daerah Sianjur Mula-mula. Oleh karena itu tidak heran jika gunung ini dianggap Angker, namun Angker yang dimaksud bukan Angker ranah Negatif melainkan Positif, dimana dipercayai Penjaga Gunung tersebut tidak akan pernah mencelakai pengunjungnya asalkan Tetap menjaga Tata Krama.

Singkat cerita, Tanggal 14 Juli 2016, kami berkumpul di Ruang Kesenian Sekolah dan mengecek barang bawaan. Kami berjumlah 8 orang (7 Siswa dan 1 Guru) namun yang akhirnya berangkat hanya 7 Orang, karena salah satu temna saya tiba tiba Cancel ikut karena ada halangan mendadak, padahal dialah yang menggagas pendakian ini dari awal. 

Akhirnya setelah semuanya sudah Clear, kamipun berangkat menggunakan Mobil PickUp hingga ke Daerah kaki gunung tepatnya darerah Air Hangat dan melakukan pemanasan sebelum melakukan pendakian. Namun ada hal unik diantara kami bertujuh, tidak ada salah satu dari kami yang pernah melakukan pendaikan kegunung ini sebelumnya, padahal kami mengambil rute yang cukup berat untuk didaki. Namun karena semuanya suka akan tantangan, kamipun memutuskan untuk tetap melakukan pendakian. 

Tepat pukul 17.00 kamipun berdoa bersama dan langsung memulai pendakian, awal pendakian kami masih melewati rute --rute yang bias dikatakan ringan, dan pada satu titik kami melewati sebuah mata air dan mengisi botol minum tambahan yang kami bawa.

Setelah sekitar 50 menit melakukan pendakian, kamipun beristirahat sejenak dan rasa lelah cukup terbayar karena pemandangan Senja yang sangat-sangat indah, dimana pemandangan Danatu Toba yang begitu luas di tambah Bias cahaya Senja yang saat itu bersinar megah. Siapapun yang berada diposisi saya saat itu, akan sangat terpukau melihat pemandangannya. Hal itu kami jadikan sebagai Motivasi untuk mengahdapi medan yang cukup berat didepan, saat itu kami sangat yakin bahwa pemandangan di Puncak akan lebih indah dari ini. Setelah melakukan istirahat sekitar 15 menit, akhirnya kami melanjutkan pendakian. 

Tiba saatnya kami menghadapi medan berbatu yang cukup berat, apalagi saat itu bau belerang sangat menyengat, namun itu tidak menghalangi semangat kami untuk mencapai puncak Pusuk Buhit. Selama perjalanan kami masih merasa semuanya berjalan baik saja dan akhirnya kami tiba di Pos 1, namun Pos 1 di Jalur Pendakian ini hanya sekedar Dataran untuk mendirikan Kemah. Namun karena semua anggota masih merasa sanggup untuk berjalan, kamipun melanjutkan perjalanan Kami.

Langit Mulai Gelap dan Sinar Matahari hanya tersisa bias bias kecil, dan jam sudah menunjukkan Jam 20.00 Wib, kamipun mulai mendapat beberapa masalah kecil, mulai dari anggota yang kelelahan hingga mengalami kram secara bergantian, kami sempat merasa sudah tidak sanggup, namun berkat motivasi dari Guru, kami tetap berjalan perlahan. Kemudian kami juga sempat terpisah dari 2 anggota Pendakian yang posisinya mereka berada dibelakang, namun berkat Kembang Api Suar, kami kembali bertemu. Setelah menghadapi banyak rintangan kami tiba di Pos 2, dan kami memutuskan untuk beristirahat disana, karena kebetulan Pos 2 ini merupakan bekas Heli-Pad atau Landasan Helikopter, karena kondisi lantai masih sangat bagus, kami hanya menggunakan Sleepingbed, saat berada di Pos 2 kami dapat menyaksikan keindahan Luar Angkasa, karena diposisi itu, Cahaya Lampu atau Polusi Cahaya sama sekali tidak ada. Namun masing masing diantara kami merasakan seperti ada yang sedang memperhatikan, namun hal itu diketahui ketika sudah kembali dari Pendakian. Singkat Cerita, salah satu teman saya yang memiliki Kelebihan mengatakan bahwa benar ada yang menemani kami saat itu,dan yang menemani kami adalah salah satu Pasukan Kerajaan Batak dahulu, tujuan dia Baik dan hanya untuk sekedar menjaga, itulah sebabnya kami tidak mengalami rasa takut sama sekali.

Jam sudah menunjukkan Pukul 00.00 pagi, dan kami memutuskan untuk melanjutkan pendakian. Karena tenaga para anggota sudah cukup fit, kamipun langsung bergerak ke puncak dan melewati Pos 3-5 begitu saja. Selama kurang lebih 4 jam diperjalanan, kami akhirnya tiba di Puncak Gunung Pusuk Buhit, dan apa yang ada diatas sana Sesuai dengan Ekspetasi kami, keindahan Sunrise saat itu sangat mengagumkan dan Udara segar saat itu mengembalikan lelah kami. Saya tidak mau telalu menceritakan semuanya, agar teman-teman sekalian penasaran dan merasakan eksperimen saat mendaki kesana. Setelah 2 Hari dipuncak, kamipun turun melalui jalur yang cukup mudah dan sampai dengan selamat.

Itulah pengalam saya saat melakukan Pendakian untuk Pertama Kalinya, dan itu tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya.

VIDEO PILIHAN