Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Buruh - Mencoba salurkan kebaikan.

Sapa: ruangberbagikompasiana@gmail.com Artikel berhak cipta. Literasi untuk donasi bagi yang memerlukan. Terima kasih atas apresiasi dan kunjungan Anda.

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Ganda Putra India Menang atas Kevin/Ahsan, tapi Tidak Sportif, Diprotes Netizen

15 Mei 2022   16:04 Diperbarui: 16 Mei 2022   01:46 121633 25 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ganda putra India menang atas Kevin/Ahsan secara tidak sportif - ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat 

Pertandingan ganda putra pertama antara Kevin/Ahsan dan Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty berakhir dengan kemenangan ganda putra pertama India.

Pada partai pertama, Anthony Sinisuka Ginting kalah dari tunggal pertama India. Lakshya Sen mengalahkan Ginting 8-21, 21-17, 21-16 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam lima menit.

Kekalahan Ginting ini sangat disayangkan karena sebenarnya Ginting mengawali pertandingan set pertama dengan sangat baik. Akan tetapi, Ginting yang memang bermain habis-habisan pada pertandinga-pertandingan sebelumnya tampak menurun stamina dan konsentrasinya.

Ganda putra gado-gado Indonesia Kevin/Ahsan menghadapi ganda putra India peringkat kedelapan dunia, Chirag Shetty/Rankireddy.

Ahsan/Kevin sejak awal laga selalu ketinggalan sebelum berhasil menyamakan kedudukan. Yang paling dramatis terjadi pada set kedua, saat Kevin/Ahsan nyaris memenangi set. Sayang, smas tergesa-gesa Ahsan menyangkut di net.

Chirag Setty/Rankireddy menang dalam pertandingan tiga set 8-21, 23-21, 21-19.

Yang sangat disayangkan, Shetty/Rankireddy menang dengan cara-cara tidak sportif. Berkali-kali keduanya memperlambat permainan saat servis.

Terutama Shetty Chirag. Ia kerap menunda permainan saat Kevin/Ahsan sedang servis. Puncaknya, wasit memberi kartu kuning pada set ketiga kepada Rankireddy saat skor 19-20 untuk India. 

Apa yang dilakukan Chirag/Rankireddy ini mengacaukan konsentrasi ganda putra Indonesia secara tidak sportif. Suatu hal yang amat memprihatinkan karena dilakukan pada final Piala Thomas.

Tidak heran, netizen atau warganet menumpahkan kekesalan mereka di media sosial, terutama di Twitter. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan