Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Buruh - Menulis untuk berbagi kebaikan

Artikel berhak cipta. Dilarang memuat ulang untuk komersial. Senang berbagi dan belajar kiat nulis. Surel: ruangberbagikompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kembaran Jiwa

4 November 2021   11:18 Diperbarui: 4 November 2021   11:27 125 17 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi puisi berlatar Candi Prambanan- Tomáš Malík/Pexels

di pelataran Prambanan engkau bersua
lesung pipi dan tawa serupa
dari seorang yang baru kaujumpa
tapi serasa telah kaukenal lama
ah, mungkinkah ini kehidupan kedua?

*

setiap aksara yang dia ujar
kausambut pikiran bertukar
seakan dua kepala memakai otak yang sama
bagaimana mungkin sekejap tlah seiring seirama
inikah kembaran jiwa?

*

engkau mulai bertanya
mungkinkah dia dikirim dewata
sebagai sahabat erat
atau mungkin juga cinta yang datang terlambat
saat hatimu pada cinta yang lain sudah tertambat? 

*

engkau mencoba mengusir gulana
menari seiring gendhing asmarandana
meraga Rara Jonggrang dalam gundahnya
kala candi-candi Bandung Bandawasa
menagih kesanggupan cinta pada pepuja jiwa

***

(Fiksi belaka. Untuk seseorang yang sedang bimbang)

Fajar November 2021

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan