Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Mama Mengantarku Jadi Penulis dan Pribadi Cerdas Berkarakter

6 Desember 2020   22:38 Diperbarui: 6 Desember 2020   23:27 841 70 23 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mama Mengantarku Jadi Penulis dan Pribadi Cerdas Berkarakter
Mama dan aku - dokpri

Apakah penulis dilahirkan atau dibentuk? Kata orang, penulis dilahirkan dengan bakat istimewa. Sebagian lagi berpandangan, penulis muncul karena dididik sejak dini.

Pengalaman hidupku menuturkan, seorang penulis dilahirkan sekaligus dibina dan diasuh oleh sosok ibu tangguh.

Mama, pedagang ulet

Mamaku pedagang ulet. Jiwa dagang ia warisi dari nenekku, ibu dari sebelas anak. Kakekku anggota TNI nan lemah lembut. Dengan gaji terbatas, mustahil menghidupi “kesebelasan tangguh” yang merengek minta jajan.

Nenekku sekuat tenaga mencari penghasilan dengan berjualan bumbu dapur. Anak cucu almarhum kakek dan nenekku dididik untuk menghargai setiap keping uang yang didapat dengan keringat bak hujan lebat.

Keluarga alm. kakek dan nenekku dari pihak Mama - dokpri
Keluarga alm. kakek dan nenekku dari pihak Mama - dokpri
Mamaku mengajari aku dan ketiga adikku arti hidup hemat dan bekerja keras. Warung kecil kami menjadi “kawah candradimuka” pembentuk karakter anak-anak.

Dahulu tiap pagi buta, Mamaku berbelanja ke pasar kabupaten. Pukul empat subuh, ia sudah bangun, berdoa pagi, lantas memulai kegiatannya tanpa banyak mengeluh.

Kadang aku juga diajak belanja ke Jogja. Naik bus umum penuh sesak sembari membawa belanjaan. Lewat latihan kerja itu, aku bertumbuh menjadi pribadi tahan banting.

Sebagai anak pedagang, ilmu ekonomi dan wawasan praktis aku pelajari dalam praktik. Aku belajar dari Mama tentang cara membedakan uang asli atau palsu agar tak mudah tertipu. 

Keterampilan membedakan ini sangat berguna juga pada zaman kiwari, saat hoaks membanjir. Sebuah video Facebook Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI ini melukiskan kisah Bagus yang sempat termakan hoaks bawang putih cegah Covid-19. Untungnya, ia disadarkan Mama dan kakaknya.

tangkap layar FB Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI-dokpri
tangkap layar FB Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI-dokpri
Keterampilan berbahasa persuasif aku pelajari langsung dari Mama. Mama selalu ada ide untuk mengobrol. Bule yang kesasar pun berani ia ajak bicara dengan bahasa Inggris seadanya. Luwes sekali. Maklum, Mama kenyang merantau. Lahir di Jawa Tengah, dibesarkan di Riau, dan kembali ke Jawa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x