Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

ruangberbagikompasiana@gmail.com. Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial. Hak cipta dilindungi UU.

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Nurdin Abdullah, Teladan Gubernur Lain Ademkan Pendemo Omnibus Law

14 Oktober 2020   06:02 Diperbarui: 16 Oktober 2020   08:37 3145 54 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Nurdin Abdullah, Teladan Gubernur Lain Ademkan Pendemo Omnibus Law
Nurdin Abdullah pada Kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (14/11/2019).(DOK. Humas Pemerintah Sulsel)

Sejatinya saya tak terlalu tertarik membahas kisruh Omnibus Law akhir-akhir ini. Pada hemat saya, sejumlah demonstrasi menentang UU Cipta Kerja ini secara kualitas dipertanyakan karena tiga hal:

Pertama, mengapa memaksakan terciptanya kerumunan massa di tengah pandemi? Sejumlah pengamat kesehatan sudah mewanti-wanti, demonstrasi Cipta Kerja bisa jadi klaster baru "Cipta Covid-19".

Kedua, terjadi sengkarut pemahaman soal pasal-pasal mana yang memang sungguh perlu digugat dan mana yang sejatinya perlu diapresiasi. Konon, draf UU Cipta Kerja pun ada beragam. Entah draf mana yang sempat dibaca para pendemo. Sempatkah para inisiator dan peserta demo menyimak draf UU yang kompleks ini?

Ketiga, nyatanya terjadi perusakan dan bentrokan fisik antara pendemo dengan aparat keamanan di sejumlah daerah. Beberapa kalangan bahkan menduga, sejumlah demonstrasi telah disusupi oknum tak bertanggung jawab. 

Poin ketiga ini menandakan, kurangnya dialog intelektual antara DPR, pemerintah, perwakilan buruh dan nelayan, mahasiswa, dan aneka pemangku kepentingan lainnya. 

Jika masih bisa dirundingkan, mengapa harus turun ke jalan? Jika belum paham substansi persoalan, mengapa nekat buat kerumunan dan meneriakkan tuntutan dan tuduhan asal-asalan?

Kontroversi UU Kejar Tayang

UU "Sapu Jagat" yang bertujuan, antara lain, mempermudah investasi ini memang sarat kontroversi. Banyak kalangan mengomentari, draf UU Cipta Kerja ini ibarat sinetron kejar tayang di tengah pandemi. 

Konon pembahasan UU ini bahkan sampai dilakukan di hotel. Sangat wajar bila kalangan perwakilan buruh, nelayan dan juga kelompok masyarakat sipil, termasuk mahasiswa- meradang.

Nurdin Abdullah Orator Teladan

Terus terang, saya baru mencari tahu siapa sosok Nurdin Abdullah, sang Gubernur Sulawesi Selatan, setelah saya terpesona oleh caranya menenangkan massa pendemo Omnibus Law. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN