Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

ruangberbagi@yandex.com. Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial. Hak cipta dilindungi UU.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Don Pino Puglisi, Melawan Mafia dengan Senyuman dan Pengorbanan

27 September 2020   10:26 Diperbarui: 27 September 2020   10:32 197 25 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Don Pino Puglisi, Melawan Mafia dengan Senyuman dan Pengorbanan
Don Pino Puglisi melawan mafia dengan senyuman - teleblog.it

Jujur, ketika mendengar nama negara Italia, apa saja yang segera muncul di benak Anda? Dalam pikiran saya, segera muncul tiga hal: sepak bola, pizza, dan mafia.

Lazimnya, orang melawan kejahatan dengan kekerasan. Alih-alih menempuh jalan kekerasan guna melawan mafia, Don Pino Puglisi memilih dua jalan yang tak banyak dipilih orang: senyuman dan pengorbanan diri.

Gembala Antimafia di Sisilia

"Don" adalah salah satu panggilan untuk pastor Katolik di Italia. Don Pino Puglisi lahir pada 15 September 1937 di Brancaccio, Palermo.

Ayahnya pembuat sepatu dan ibunya penjahit. Setelah ditahbiskan jadi pastor, ia bekerja di berbagai tempat, termasuk  perdesaan yang dilanda balas dendam berdarah atau vendetta ala mafia Sisilia.

Pada tahun 1990, Don Pino kembali ke kampungnya, Brancaccio. Dia berkhotbah menentang mafia yang menguasai daerah tersebut.

Tolak Suap Mafia

Salah satu kekhasan mafia Italia adalah pandainya mereka memanipulasi agama untuk kepentingan mereka. Para mafia sangat gemar memasang benda-benda rohani di rumah mereka. Mereka juga gemar menyumbang gereja serta gemar ikut prosesi patung Maria.

Lazimnya, para gembong mafia meminta agar mereka diperbolehkan ikut pada barisan depan prosesi patung Maria. Dengan menyuap para pastor dan gereja lokal, para mafiosi ini menancapkan kuku kekuasaan mereka di mata masyarakat Italia yang mayoritas kristiani.

Alih-alih tunduk, Don Pino Puglisi dengan tegas menolak "sumbangan" para bos mafia lokal. Ia juga tidak mengizinkan para penjahat kelas kakap itu berbaris paling depan dalam prosesi keagamaan.

Don Pino (tengah) - lastampa.it
Don Pino (tengah) - lastampa.it
Don Pino juga menolak memberikan kontrak renovasi bangunan pada kontraktor yang diusulkan oleh mafia lokal Sisilia. Keputusan ini didukung oleh sejumlah jemaat dan sahabatnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN