Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Kita Indonesia, Najwa, Jagung Bakar, dan Jokowi

17 Agustus 2020   04:31 Diperbarui: 17 Agustus 2020   04:19 176 36 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kita Indonesia, Najwa, Jagung Bakar, dan Jokowi
Mural di Bekasi tahun 2018 - Kompas/Agus Susanto

Kita bangga menjadi warga negara Indonesia yang bineka. Kebinekaan itu bahkan sudah tertanam dalam diri saya. Pernah saya tulis dalam sebuah artikel di Kompasiana ini mengenai asal-usul nama marga saya yang unik.

Secara ringkas, saya paparkan kembali. Ayah saya gado-gado etnis Manado-Cina-Belanda-Jawa. Ibu saya Jawa. Nenek buyut saya dari pihak ayah memiliki nama etnis Cina. Kakek saya dari pihak ayah memiliki nama marga Belanda. Kakek saya dari pihak ibu seorang bernama Jawa Tengah totok. 

Ketika ditanya orang, apa suku saya, saya bingung juga. Sebab, dalam gen saya ada Manado, Cina, Belanda, dan Jawa. Lebih mudah saya jawab, "suku" saya Indonesia. 

Kalau dibelah, hati saya seratus persen Indonesia. Tak pernah sekali pun muncul rasa kecewa menjadi warga negara Indonesia. Meskipun jujur, beberapa hal di tanah air ini masih jauh dari harapan dan idealisme saya. 

"Pribumi" dan "Non-pribumi"

Ada dua istilah yang sering membuat kita terpecah-belah: pribumi dan non-pribumi. Dalam kerusuhan massal pada tahun 1998, dua kata ini menjadi bagian dari catatan sejarah, yang sayangnya tak selalu cerah.

Sentimen anti etnis tertentu dijadikan senjata politik oleh pihak-pihak tertentu untuk memuluskan agenda jahat mereka. Sejatinya, ilmu pengetahuan menjadi senjata utama bagi kita untuk melawan sentimen rasial.

Pada 2019, majalah Historia mengadakan sebuah penelitian yang sangat menarik. Tajuknya adalah Penelusuran Leluhur Orang Indonesia Asli. Beberapa pesohor menjadi objek penelitian yang bertujuan menjelaskan secara ilmiah asal usul bangsa Indonesia yang memiliki 700 lebih bahasa dan 500 populasi etnik dengan budaya yang beragam. 

Hasil penyelidikan genetik terhadap sejumlah artis menunjukkan fakta menarik. Presenter Najwa Shihab yang selama ini kita kenal kental berpenampilan keturunan Arab ternyata hanya memiliki Gen Arab 3,4 persen. 

Najwa Shihab - dok Najwa Shihab via Kompas.com
Najwa Shihab - dok Najwa Shihab via Kompas.com
Wanita asli Makassar, 16 September 1977, ini justru memiliki 10 fragmen DNA dari 10 leluhur yang berbeda.

Sementara Mira Lesmana, produser film ternama, berfragmen DNA dari China, India, Asia-Amerika, dan Irak Kurdi.  Sutradara Riri Riza mempunyai fragmen DNA dari India, Jepang, Asia-Amerika dan Irak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x