Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Dosen - 🌱

Menulis untuk berbagi pada yang memerlukan. Bersyukur atas dua juta tayangan di Kompasiana karena sahabat semua :)

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

5 Langkah Sederhana Menulis Cerpen Sampai Selesai

12 Juli 2020   06:27 Diperbarui: 12 Juli 2020   10:48 377
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi menulis - Sumber: pexels.com

Dalam "Mawar untuk Elena", tokoh utamanya Elena ( rapuh, namun akhirnya teguh). Elena pertama-tama dibantu oleh tokoh figuran bernama Maria, sahabat lawasnya (sabar dan pengertian). Selanjutnya, Elena berjumpa si kecil Lusi (imut dan cerdas). 

Sebaiknya nama tokoh dan sifatnya sudah ditentukan dalam kerangka atau garis besar cerpen. Ini penting bagi penulis pemula agar tidak bingung lagi ketika mulai menulis penjabaran kerangka cerpen.

Perhatikan bahwa karakter atau sifat tokoh bisa berubah sesuai kreasi penulis dan tuntutan cerita. Si jahat bisa bertobat. Si baik bisa tetiba jadi penipu. Bisa juga seorang tokoh mendua dan misterius (ambigu).

Ketiga, tentukan jalan cerita dengan pembabakan yang jelas

Saya paling suka membuat cerita pendek dengan pembabakan yang jelas. Skema andalan saya adalah tiga babak: 

1) Pembuka: perkenalan tokoh utama dan masalah yang sedang ia alami.

2) Perumitan: kehadiran tokoh figuran dan atau situasi yang memperberat masalah tokoh utama

3) Penyelesaian: solusi atau "ending menggantung" sebagai kesimpulan cerpen. Sejumlah cerpen menarik punya akhir yang tak terduga. Akhir kisah sengaja dirahasiakan penulis sepanjang kisah. Inilah elemen kejutan yang menjadi puncak cerpen. 

Dalam "Mawar untuk Elena" ada pembabakan berikut:

1) Pembuka: cuaca kota Solo; siapa Elena; apa masalah utamanya

2) Perumitan: Elena harusnya selesai skripsi, namun malah hamil duluan; upaya Elena mencari "jalan pintas"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun