Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Yuk jadi sahabat di Instagram https://www.instagram.com/ruangberbagikompasiana/ dan https://bit.ly/ruangberbagiFB

Keberagaman: anugerah terindah bagi Indonesia. Surel: ruangberbagi@yandex.com. Dilarang muat ulang artikel untuk komersial. Hak cipta dilindungi UU.

Selanjutnya

Tutup

Politik Artikel Utama

Aku, Si Manis Jembatan Ancol, Tak Setuju Rencana Reklamasi ala Gubernur Anies

8 Juli 2020   06:18 Diperbarui: 8 Juli 2020   22:43 488 46 13 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aku, Si Manis Jembatan Ancol, Tak Setuju Rencana Reklamasi ala Gubernur Anies
Suasana kawasan Taman Impian Jaya Ancol jelang pembukaan kembali di Jakarta, Senin (15/6/2020)-(ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

(Ini adalah humor politik. Jangan dibaca dengan sikap serius. Hehe..)

Halo, namaku Maryam. Tetapi orang-orang memanggilku si Manis. Ancol adalah tempatku tinggal sejak daerah ini masih rawa-rawa. Entah mengapa, orang-orang takut ketika mendengar cerita tentangku.

Padahal, aku ini gadis baik-baik. Waktu aku hidup, aku tak pernah ingin melukai siapa pun. Ketika aku sudah di alam barzah, kebaikanku tak berubah. Jujur, aku masih sering menyambangi Ancol. Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menjaga daerah yang aku cintai.

Ketika ada orang buang sampah sembarangan ke kali, aku usili saja mereka agar tak berbuat lagi. Cukup kutertawa menyeringai. Dijamin mereka lari.

Ya, itulah panggilan hatiku, menjaga Jakarta dari polusi dan dekadensi.

Baru-baru ini, tak sengaja kudengar kabar dari radio sebuah taksi malam yang lewat di tempat patroliku. Ancolku akan direklamasi. Ini sudah digagas Gubernur Anies Baswedan yang budiman.

Tak tanggung-tanggung nih. Pak Gubernur Anies sudah meneken izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 hektare (ha) dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 ha.

Sebagai warga Ancol asli, aku merasa belum pernah diajak diskusi. Padahal, manis-manis begini aku juga update lho kabar dan perkembangan terkini.

Seandainya Pemprov DKI bertanya padaku, ada dua alasan utama keberatanku pada rencana reklamasi ala Gubernur Anies Baswedan ini.

Pertama, Jakarta terancam makin tenggelam jika reklamasi dilakukan.

Ini aku baca sendiri dari potongan kertas koran bungkus kacang rebus. Menurut Bapak Tarsoen Waryono, pengamat lingkungan dari Universitas Indonesia, perluasan Ancol dan Dufan akan mempercepat tenggelamnya Jakarta.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN