Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... -nulis kalau gatal :)-

Keberagaman adalah anugerah terindah bagi Indonesia. ruangberbagi@yandex.com Artikel hanya ditulis untuk Kompasiana. Dilarang memuat ulang untuk kepentingan komersial.

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Smes Tajam Taufik Hidayat Bikin "Tikus" Kemenpora Ambyar

12 Mei 2020   03:30 Diperbarui: 12 Mei 2020   03:44 1436 27 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Smes Tajam Taufik Hidayat Bikin "Tikus" Kemenpora Ambyar
Eks atlet bulu tangkis Taufik Hidayat setelah diperiksa KPK terkait statusnya sebagai Staf Khusus Menpora dan Wakil Kasatlak Prima, Kamis (1/8/2019). (KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

Taufik Hidayat, mantan atlet bulu tangkis andalan Indonesia, kembali mencuri perhatian publik. Baru-baru ini sang peraih medali emas Olimpiade diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap mantan Menpora Imam Nahrawi. 

Taufik dengan jantan mengakui, ia memang mengantar segepok duit untuk Miftahul Ulum, asisten Nahrawi. Jumlahnya 1 miliar. Akan tetapi, suami Ami Gumelar itu mengaku tidak tahu apa tujuan penyerahan uang itu.

Saat ini pengadilan masih bekerja mengumpulkan kepingan kasus rasuah yang melibatkan pejabat tinggi Kemenpora dan KONI ini. Akan tetapi, ini tak membuatnya ragu melancarkan smes tajam pada "para tikus" Kemenpora. 

Smes Tajam pada "Tikus"Kemenpora

Dalam wawancara dengan Deddy Corbuzier yang tayang di YouTube, Taufik blak-blakan mengatakan sejumlah pernyataan yang bikin telinga oknum-oknum tak beres di Kemenpora dan PBSI jadi panas. 

Antara lain, Taufik Hidayat menyatakan,"Siapa pun di situ menterinya, akan sama saja...Itu harus setengah gedung dibongkar, tikusnya banyak, banyak banget."

Taufik kembali mengakui bahwa ia menyerahkan uang pada orang dekat mantan Menpora, "Dari satu, dua, ke tiga, gue cuman 'ini lho Pak'". Ia pun sempat bertanya kepada pihak yang memintanya menyerahkan uang itu, kenapa harus dia. Tetapi, karena sudah kenal, Taufik akhirnya mau menjadi "tukang antar". Maksudnya, dia hanya satu mata rantai dari serah terima uang itu, tapi tidak tahu persis ini terkait proyek apa.  

Taufik mengaku hanya sekali saja menyerahkan uang itu, bukan dua kali seperti pemberitaan media. Taufik berkata, "Gila ya (yang terjadi pada saya), padahal di dalam situ lebih parah. Di bawahnya (parah). (Penjara) KPK bisa penuh."

Taufik juga menyinggung pengalamannya di PBSI. Ia mengatakan, dirinya juga  tidak disukai sejumlah oknum pengurus PBSI justru karena dirinya jujur.

Taufik sebenarnya pernah dipercaya oleh Wiranto untuk menjadi staf ahli bidang pembinaan dan prestasi bersama pemain-pelatih legendaris Christian Hadinata pada Desember 2016. Taufik akhirnya tak lagi jadi bagian dari kepengurusan resmi PBSI, meski sebenarnya ia punya kemampuan yang tak diragukan lagi.

Taufik tak gentar akan risiko menjadi penyuara kebenaran. Ia bahkan berkata, siapa pun akan ia hadapi demi menegakkan kebenaran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN