Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

ruangberbagi@yandex.com. Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial. Hak cipta dilindungi UU.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Menhub Budi Karya Positif Corona dan Riset Mengapa Pria Rentan Corona

15 Maret 2020   06:15 Diperbarui: 18 Maret 2020   02:23 4020 9 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menhub Budi Karya Positif Corona dan Riset Mengapa Pria Rentan Corona
Kompas.com/Markus Yuwono

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan terjangkit virus corona (Covid-19). Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Budi Karya memang salah satu menteri yang terlibat langsung dalam penanganan corona di Indonesia. Beliau sempat memantau penjemputan awak kapal Diamond Princess di Bandara Kertajati, 1/3/2020. Itulah kali terakhir Budi Karya diwawancarai wartawan.

Juru bicara Menhub, Adita Irawati mengatakan pada 10/3, Menhub Budi Karya jatuh sakit setelah melakukan rangkaian kunjungan kerja ke luar kota selama beberapa hari ke Toraja, Luwuk, Wakatobi, Makassar, Parepare, Kertajati, dan Indramayu.

Budi Karya mengidap penyakit asma sejak lama. Meski demikian, ia giat bekerja 7 hari dalam seminggu. 

Pria Lebih Rentan Corona?

Menhub Budi Karya hanyalah satu dari banyak pria yang positif corona. Beberapa riset awal tentang Virus SARS-CoV2 yang jadi penyebab Covid-19 menunjukkan bahwa pria lebih rawan dampak Covid-19 daripada wanita. 

Dikutip dari jurnal kesehatan pernapasan The Lancet, berikut adalah hasil sejumlah penelitian terkait mengapa pria diduga lebih rentan corona Covid-19.

Satu studi terhadap 140 pasien dengan COVID-19 di Cina, menemukan bahwa covid-19 menjangkiti pria dan wanita secara kurang lebih seimbang jumlahnya. Akan tetapi, pasien yang sakit kritis, lebih banyak pria yang menderita kondisi kritis akibat corona Covid-10 (67%) daripada wanita. 

Dalam laporan terbaru, dari 1099 pasien dengan COVID-19 dari 552 rumah sakit di 30 provinsi di China, 58% pasien adalah laki-laki. Secara keseluruhan, data ini tampaknya mengindikasikan bahwa mungkin laki-laki lebih rentan terkena dampak virus corona baru ini.

Studi yang dikutip Business Insider menunjukkan kecenderungan yang sama. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 44.000 kasus virus korona yang dikonfirmasi di China menemukan bahwa pria lebih mungkin meninggal karena virus, dengan tingkat kematian 2,8% dibandingkan dengan 1,7% untuk wanita. 

Terkait Kebiasaan Merokok? Pendapat Berbeda

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x