Mohon tunggu...
Bobby MSF
Bobby MSF Mohon Tunggu... pembelajar

Mau Ikut? http://bit.ly/BelajarNulisFeatureGratis

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Titik Balik Hidup Ayu, "Spiderwoman" Indonesia Pemecah Rekor Dunia

21 Oktober 2019   06:36 Diperbarui: 21 Oktober 2019   06:44 0 5 3 Mohon Tunggu...
Titik Balik Hidup Ayu, "Spiderwoman" Indonesia Pemecah Rekor Dunia
Aries Susanti Rahayu raih medali emas Asian Games 2018 (ANTARA FOTO/INASGOC/IWAN CHERISTIAN)

Aries Susanti Rahayu, perempuan atlet panjat tebing kategori speed climbing memecahkan rekor dunia di Xianmen, China, Sabtu (19/10/2019). Ia dengan gesit memanjat bak manusia laba-laba di partai final kejuaraan panjat tebing dunia, International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2019.

Julukan Spiderwoman asal Indonesia memang patut disematkan pada gadis kelahiran Grobogan, Jawa Tengah berusia 24 tahun ini. Di partai final, Ayu berhasil mengalahkan wakil China, Yi Ling Song, sang pemegang rekor dunia sebelumnya. 

Yi Ling Song tercatat pernah mencatatkan waktu 7,101 detik. Di partai final, Yi Ling Song memang gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia hanya meraih catatan waktu 9.032 detik. Sementara itu, Ayu melesat dengan raihan waktu hanya 6.995 detik.

Wanita Pertama di Dunia 

Ayu bukan hanya memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 6,995 detik itu. Ia juga menjadi wanita pertama yang mencatatkan waktu di bawah 7 detik di nomor speed climbing.

Rekor dunia yang baru saja dipecahkan Ayu ini jauh lebih baik dari catatan waktunya tahun lalu saat mengalahkan Elena Tinofeeva dalam kejuaraan panjat tebing tingkat dunia IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China. Waktu itu, dara kebanggaan Indonesia ini berhasil membuat nama Indonesia harum mewangi dengan catatan waktu 7,51 detik.

Gadis Desa dengan Segudang Prestasi

Aries Susanti Rahayu atau Ayu adalah gadis desa dengan segudang prestasi. Prestasi-prestasi itu ia raih dalam aneka ajang. Dalam Asian Games tahun lalu di Palembang, ia berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 7,84 detik.

Tahun yang sama, Ayu juga berhasil menjadi juara di Kejuaraan Dunia di Xianmen dan meraih juara ketiga di ajang Asian Championship di Kurayoshi, Jepang. 

Tahun 2017, prestasi Ayu sudah terbilang membanggakan sebagai pemanjat tebing muda. Ia meraih peringkat kedua di Kejuaraan Dunia Xianmen, China dan peringkat ketiga di Asian Championship di Teheran, Iran.

Artinya, dari tahun ke tahun, prestasi Ayu makin meningkat. Puncaknya, Sabtu lalu, ia memecahkan rekor dunia dan menjadi wanita pertama yang mampu meraih catatan waktu di bawah 7 detik di nomor speed climbing.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x