Mohon tunggu...
Bobby MSF
Bobby MSF Mohon Tunggu... pembelajar

Surel: kontakbobby@zoho.eu. https://ebooks.gramedia.com/books/wanita-wanita-mulia-dalam-alkitab-35-kisah-dan-renungan https://www.instagram.com/p/B1z5sLjHD81/?igshid=y4cu9zl7o7fg

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Artikel Utama

Anggota Dewan yang Nakal Perlu "Dikebiri" Warganet

4 September 2019   16:06 Diperbarui: 5 September 2019   08:50 0 10 4 Mohon Tunggu...
Anggota Dewan yang Nakal Perlu "Dikebiri" Warganet
Ilustrasi: dhaniels.com

Iwan Fals dalam lagu Surat buat Wakil Rakyat berdendang, "Wakil rakyat seharusnya merakyat/Jangan tidur waktu sidang soal rakyat". Rupanya, Iwan Fals perlu merevisi lagu itu agar lebih aktual untuk DPR zaman now. 

Soalnya, DPR zaman now tidak tidur waktu sidang. Bagaimana bisa tidur waktu sidang, sebagian (besar) anggota DPR kita bahkan tidak hadir alias membolos dari sidang.

Mau buktinya? Rapat paripurna dalam rangka HUT DPR ke-74 pada 29/8/2019  di  Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen hanya dihadiri kurang dari separuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Rapat yang dipimpin Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) itu molor 45 menit dari jadwal seharusnya. 

Meski kelima pimpinan DPR hadir dalam rapat kali ini, tapi berdasarkan catatan Sekretariat Jenderal DPR RI, anggota dewan yang hadir sampai rapat paripurna dibuka hanya 297 orang dari 560 anggota. 

Artinya, ada 263 orang yang absen dalam rapat paripurna ini. Tapi, dalam perhitungan para jurnalis yang meliput, pada pukul 11.00, jumlah anggota dewan di ruang rapat paripurna ternyata hanya 110 anggota. 

Singkat cerita, diduga kuat ada praktik titip tanda tangan sehingga jumlah faktual anggota DPR yang hadir hanya 110 orang, sementara daftar presensi versi Sekretariat Jenderal DPR RI mencatat ada 297 orang. 

Bolos dibilang Izin

Fenomena serupa terjadi ketika DPR menggelar sidang Rapat Paripurna ke-22 pada Selasa (16/7/2019). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. 

Saat itu ia mengatakan dari total 560 anggota DPR yang ada, rapat paripurna hanya dihadiri 85 anggota dan 220 anggota lainnya izin. Sementara sisanya sebanyak 255 tidak diketahui keberadaannya. "85 hadir dan 220 izin ya," kata Agus saat membuka sidang.

Bahasa gampangnya, DPR bolos tak tahu di mana rimbanya dibilang izin. Masih baik jika mereka sungguh sedang mengunjungi daerah pemilihan untuk menjaring aspirasi warga. Masalahnya, tidak ada jejak digital yang bisa membuktikan kiprah anggota DPR yang "izin" tak mengikuti sidang.

Kinerja DPR saat ini amat Memprihatinkan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
KONTEN MENARIK LAINNYA
x