Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Buruh - mari majukan literasi dengan tulisan mulia

Artikel berhak cipta. Dilarang memuat ulang untuk tujuan komersial.

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Artikel Utama

Visi Indonesia ala Jokowi Bagus, Apa (Eks) Cebong dan Kampret Siap Bersatu?

14 Juli 2019   22:51 Diperbarui: 15 Juli 2019   04:09 645 20 17
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto makan siang bersama di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Presiden Jokowi telah menyampaikan pidato pertamanya sebagai presiden terpilih dalam acara Visi Indonesia di Sentul, Minggu (14/7/2019) malam.

Lima pokok gagasan dalam Visi Indonesia adalah:

1. Melanjutkan pembangunan infrastruktur

Jokowi mengatakan, pemerintah akan melanjutkan dengan lebih cepat pembangunan infrastruktur besar, seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara dengan kawasan-kawasan produksi rakyat. 

Selain itu, infrastruktur besar akan disambungkan dengan kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan agar ekonomi rakyat meningkat.

2. Mengutamakan pembangunan SDM

Jokowi menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM Indonesia agar mampu bersaing di tingkat dunia. Rencana kabinet pada periode kedua pemerintahannya ialah menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah. Secara khusus, Jokowi akan makin giat memberantas stunting pada bayi.

Talenta-talenta Indonesia di dalam maupun di luar negeri akan dipantau dan dibina sebagai modal membangun negara. Lembaga manajemen talenta Indonesia akan dibentuk untuk menjamin hal ini.

3. Mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan.

Jokowi menyadari pentingnya investasi demi terciptanya lapangan pekerjaan dan majunya pertumbuhan ekonomi. Karena itu, ia berjanji menindak tegas siapa pun dan apa pun yang menghambat investor yang berkehendak baik.

"Yang menghambat investasi semuanya harus dipangkas...Apalagi ada punglinya. Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar," tegas Jokowi. "Saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya," kata pengusaha yang akhirnya terjun ke dunia politik ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pemerintahan Selengkapnya
Lihat Pemerintahan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan