Mohon tunggu...
Bobby Steven MSF
Bobby Steven MSF Mohon Tunggu... pembelajar

Surel: kontakbobby@zoho.eu. Karya perdana: https://ebooks.gramedia.com/books/wanita-wanita-mulia-dalam-alkitab-35-kisah-dan-renungan

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Rumah Sakit Negeri Ingin Terapkan Layanan Syariah, Apa Salah?

30 Juni 2019   07:49 Diperbarui: 1 Juli 2019   02:22 0 19 3 Mohon Tunggu...
Rumah Sakit Negeri Ingin Terapkan Layanan Syariah, Apa Salah?
Imbauan dari RSUD Tangerang agar pasien dijaga orang yang satu gender atau mahramnya beredar di media sosial. (Bidik layar Twitter via KOMPAS.com)

Pertama-tama, do not jugde an article by its title. Jangan pernah menghakimi sebuah tulisan dari judulnya saja. Pun dari siapa penulisnya. Hakimilah dan nilailah tulisan dari argumentasi yang dipaparkan oleh penulisnya. 

Saya amat sadar, tema soal rumah sakit negeri yang mulai (atau ingin) menerapkan syariah ini adalah tema yang amat sensitif. Saya sarankan para pembaca membaca tulisan ini sampai tuntas dengan kepala dingin. 

Rumah Sakit Negeri Tangerang Terapkan Syariah

Sejak awal 2019 ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang telah menerapkan prinsip syariah. Baru-baru ini foto imbauan RSUD Kota Tangerang menjadi viral. Dalam foto itu, dituliskan demikian:

"Dalam rangka menghindari khalwat dan ikhtilath, penunggu pasien wanita seyogyanya adalah wanita ; penunggu pasien pria seyogyanya adalah pria, kecuali penunggu pasien adalah keluarga (mahramnya). NB: Khalwat artinya "berduaan selain dengan mahramnya" dan Ikhtilath: pencampuran pria dan wanita." [Setahu saya akhirnya papan pengumuman ini telah dicopot oleh pengelola RSUD.]

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi pada Kamis (13/6/2019) mengatakan, "Tidak ada yang salah dengan menerapkan prinsip syariah, karena memang bisa bermanfaat bagi seluruh pasien. 

Prinsip ini diterapkan karena kami mengutamakan ketenangan dan kenyamanan pasien." Liza menambahkan, prinsip syariah tidak lantas membatasi layanan pada pasien. Adapun layanan RS Syariah di RSUD Kota Tangerang mencakup:

1. Layanan spiritual saat sakit
Untuk pasien yang muslim, layanan ini berupa bimbingan sholat dan bersuci di tempat tidur. Layanan serupa juga akan diberikan pada pasien nonmuslim yang menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.

2. Operasi selain di jam salat
Operasi dan layanan lain yang bersifat selektif, tidak dijadwalkan saat jam salat. Hal ini memberi waktu bagi pasien dan tenaga kesehatan untuk beribadah terlebih dulu, sebelum melanjutkan layanan. Hal ini tidak diterapkan pada layanan atau operasi lain yang bersifat gawat darurat.

3. Layanan sakaratul maut
Layanan diberikan pada pasien yang tidak didampingi keluarga atau orang dekat lain saat akan meninggal. Layanan tersedia bagi pasien yang beragama Islam dan nonmuslim.

4. Pasien berjenis kelamin sama dalam 1 kamar
RSUD Kota Tangerang menerapkan kebijakan 1 kamar untuk pasien dengan jenis kelamin yang sama. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
KONTEN MENARIK LAINNYA
x