Mohon tunggu...
Bobby MSF
Bobby MSF Mohon Tunggu... pembelajar

kontakbobby@zoho.eu. Buku Perdana= http://bit.ly/Wanitamulia Buku Kedua= http://bit.ly/SantoYusuf

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Dua Kejanggalan Kesaksian Betty si Bu Juwangi dalam Sidang MK

24 Juni 2019   07:23 Diperbarui: 24 Juni 2019   07:28 0 20 5 Mohon Tunggu...
Dua Kejanggalan Kesaksian Betty si Bu Juwangi dalam Sidang MK
Foto: Faanny Kusumawardhani/kumparan

Sejatinya saya tidak terlalu tertarik membahas sidang MK seputar kontroversi hasil pemilu. Namun karena salah seorang saksi menyebut Juwangi, daerah yang saya kenal semasa saya tugas di Purwodadi, saya merasa perlu mengulik kesaksian saksi tersebut, Betty Kristiana.

Teras ke Juwangi 3 Jam, Jalan Juwangi Tak Beraspal

Saksi Betty membenarkan bahwa jarak Teras ke juwangi adalah tiga jam. Setelah mengecek peta di Google, Hakim langsung mengomentari, jarak Kecamatan Teras ke Juwangi adalah 50 km. Satu jam tiga puluh menit jika tidak lewat tol. Kok bisa tiga jam seperti apa?

tangkapan layar Google-dokpri
tangkapan layar Google-dokpri
Betty menjawab "karena medannya sulit, Pak Hakim."

Hakim bertanya lagi, "Hari gini masih ada medan sulit di Boyolali?"

Betty menjawab, "Tidak ada aspal." Jawaban Betty ini disambut riuh hadirin yang merasa heran dengan kesaksian Betty tentang tiadanya jalan aspal di Boyolali.

Hakim mengomentari, "Ini kalau ada permohonan para pihak supaya checking on the spot, majelis hakim bisa ke sana ini."

Jl. Semarang - Surakarta/Jl. Wonosari - Pakis rute dari Teras ke Juwangi, Boyolali - capture via Google MAP
Jl. Semarang - Surakarta/Jl. Wonosari - Pakis rute dari Teras ke Juwangi, Boyolali - capture via Google MAP
Warganet mengomentari bahwa kesaksian bahwa medan jalan di Juwangi berat adalah pernyataan tak berdasar. Memang benar, beberapa bagian jalan tidak beraspal, melainkan berupa jalan cor. 

Pengalaman saya setahun bertugas di wilayah sekitar Purwodadi dan Juwangi membuktikan bahwa jalan di Juwangi tidaklah seburuk kesaksian Betty. Benar bahwa ada bagian jalan yang rusak, namun tidak mustahil untuk dilalui kendaraan. 

Amplop Bukti Kecurangan

Dalam persidangan, Beti membawa sejumlah amplop yang diduga adalah bungkus surat suara untuk Pileg DPR hingga DPRD. Untuk lembaran Pilpres, Beti mengaku sudah menyerahkannya ke ke posko pemenangan Prabowo-Sandi yang bertempat di Kertanegara.

Hakim MK pun memerintahkan KPU untuk ikut memeriksa amplop tersebut. Namun KPU menilai ada sejumlah kejanggalan karena tak ada bekas lem, tanda belum pernah terpakai, dan juga tidak ada keterangan soal jumlah surat suara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2