Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Dosen - 🌱

Menulis untuk berbagi pada yang memerlukan. Bersyukur atas dua juta tayangan di Kompasiana karena sahabat semua :)

Selanjutnya

Tutup

Beauty Pilihan

Jilbab, Mantilla, Kerudung Suster, dan Aneka Variasinya

22 Juni 2019   09:19 Diperbarui: 20 April 2021   10:08 3035
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kolase foto Instagram @apabedanya.com dan @riantic

Hemat saya, yang memakai mantilla jangan lantas merasa diri lebih baik daripada yang tidak mengenakannya. Justru bahaya jika wanita-wanita Katolik mengagungkan mantilla ialah sifat kesombongan rohani, merasa lebih suci dibanding yang tidak mengenakan mantilla. 

Padahal, kriteria kesucian seorang Katolik terletak pada iman dan perbuatan. Aksesoris pakaian tertentu tidak otomatis jadikan seorang wanita Katolik lebih suci dari yang lain. Hendaknya, pemakai mantilla tetap rendah hati.

deskgram @paramita_anugrah
deskgram @paramita_anugrah
Foto di atas adalah wanita-wanita Katolik yang mengenakan mantilla saat bertugas paduan suara di Gereja St Yosef Bontang-Kaltim.

2. Kerudung Suster (Velum)

Baru-baru ini film Ave Maryam laris ditonton banyak orang, bukan saja orang Katolik. Dalam film itu, Suster Maryam mengenakan kerudung suster. Berbeda dengan mantilla yang juga dikenakan perempuan awam (bukan biarawati), kerudung suster atau velum (dalam bahasa Latin) dikenakan biarawati Katolik. 

Makna velum atau kerudung suster utamanya adalah sebagai lambang ikatan perkawinan/ persatuan mereka dengan Kristus. Dalam upacara penerimaan busana biarawati (lihat foto di bawah), para suster menyerahkan hidup mereka sebagai mempelai Tuhan.

dominikanawamyogya.blogspot.com
dominikanawamyogya.blogspot.com
Elizabeth Kuhns dalam bukunya “The Habit: The History of Clothing of Catholic Nuns” menulis bahwa pakaian biarawati tak banyak berubah, kecuali bagian kerudung kepala. Ia benar. Coba tengok aneka variasi velum biarawati Katolik:

"Squared velum" ini menutup juga rambut pemakainya. Demikian pula velum dalam foto di bawah, meski beda bentuk, juga menutup rambut pemakainya.

denvercatholic.org
denvercatholic.org
Sementara itu ada juga velum yang tidak menutup sempurna rambut pemakainya:

denvercatholic.orgblog
denvercatholic.orgblog
Pemakaian kerudung bermakna simbolis sebagai wujud penyerahan diri sang biarawati pada Tuhan. Kebiasaan mengenakan velum sekarang masih dipertahankan oleh banyak kongregasi biarawati di seluruh dunia, meskipun ada juga sejumlah kongregasi yang tidak mensyaratkannya, seperti beberapa kongregasi di Amerika, atau di Indonvercatholic.orgblogesia, misalnya suster FCJ (Faithful Companion of Jesus) dalam foto ini. 

facebook.com/sahabatsusterFCJ
facebook.com/sahabatsusterFCJ
Bagaimana komentar Anda setelah melihat jilbab, mantilla, kerudung suster dan aneka variasinya? Pemakainya tampak anggun, bukan? Menariknya, rupanya ada beragam variasi kerudung dalam budaya dan agama yang berbeda. Tulisan dan foto-foto di atas bahkan tak mampu menampung semua variasi yang ada. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Beauty Selengkapnya
Lihat Beauty Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun