Mohon tunggu...
Bobby MSF
Bobby MSF Mohon Tunggu... pembelajar

Surel: kontakbobby@zoho.eu. https://ebooks.gramedia.com/books/wanita-wanita-mulia-dalam-alkitab-35-kisah-dan-renungan https://www.instagram.com/p/B1z5sLjHD81/?igshid=y4cu9zl7o7fg

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Sulit Lho Curang dalam Penghitungan Suara Pemilu!

26 April 2019   07:33 Diperbarui: 26 April 2019   10:17 0 15 5 Mohon Tunggu...
Sulit Lho Curang dalam Penghitungan Suara Pemilu!
kompas.com

Di medsos beredar kabar, amat mudah bagi kubu tertentu untuk melakukan kecurangan dalam penghitungan suara hasil Pilpres dan Pileg tahun ini. Sejumlah pihak bahkan memercayai bahwa hasil C1 di TPS bisa dengan sangat mudah direkayasa dengan mengubah perolehan suara yang tercatat.


Dua Jenis C1

Menurut petugas yang terlibat langsung di TPS, ada dua jenis C1:

1) C1 plano yang ukurannya besar, ditulis dengan angka tally.

2) C1 sertifikat hasil penghitungan suara dalam bentuk kertas berukuran A4. 

Proses penghitungan suara di TPS  disaksikan oleh Bawaslu melalui Pengawas TPS dan juga oleh para saksi. 

Hasil dari C1 plano dituangkan dalam C1 hologram yang akan digunakan untuk rekap PPS (Panitia Pemungutan Suara) di tingkat kecamatan. 

Selain itu KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) membuat salinan C1 untuk :

1. KPU. Salinan ini digunakan sebagai dasar untuk input data di laman resmi KPU. Jika data di laman KPU berbeda dengan C1 plano, ada 2 kemungkinan:

 a) salinan C1 yg diberikan ke KPU salah angka (karena kesalahan manusiawi) atau 

 b) petugas input yang salah memasukkan data (juga karena kesalahan manusiawi).
2. Pengawas TPS
3. Arsip KPPS
4. Masing-masing saksi yang hadir di TPS.

Seandainya ada kecurangan dengan cara mengubah hasil C1 di TPS, para saksi pasti akan mengajukan keberatan.

Bagaimana jika kecurangan itu lolos dari pengamatan saksi dan pengawas?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x