Bobby Steven MSF
Bobby Steven MSF Tebar kebaikan lewat tulisan.

Pastor-biarawan. Suka berteman dengan siapa saja. MSF bukan gelar, itu tarekat saya: Missionariorum a Sacra Famiglia yang bergerak, antara lain, dalam pendampingan keluarga. Sila hubungi kontakbobby@zoho.eu. Penghargaan materi akan dipakai untuk menolong, termasuk hadiah Juara III BlogCom Kemensos (2019).

Selanjutnya

Tutup

Esport Artikel Utama

Haruskah Melarang PUBG, Gim Perang Sadis nan Laris?

25 Maret 2019   17:54 Diperbarui: 26 Maret 2019   11:28 501 12 6
Haruskah Melarang PUBG, Gim Perang Sadis nan Laris?
gamerant.com

Entah dari mana, berhembus kabar burung, Brenton Tarrant, pelaku penembakan jamaah dua masjid di Selandia Baru kecanduan gim Player Unknown's Battlegrounds (PUBG). Kabar burung ini lantas ditanggapi banyak kalangan, termasuk Majelis Ulama Indonesia. MUI sedang melakukan kajian mendalam untuk menjadi dasar pertimbangan dalam mengeluarkan fatwa haram.

"Jadi tentu saja hal seperti itu akan diteliti. Kita punya namanya Komisi Pengkajian. Akan dikaji lalu kemudian akan dibawa ke Komisi Fatwa," ujar Wasekjen MUI Muhammad Zaitun Rasmin di kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi No. 15, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2019).

Zaitun mengatakan, "Kalau itu (PUBG) jelas-jelas mempunyai efek yang besar terhadap perilaku teroris, itu pasti akan dikeluarkan fatwa yang melarang. Tentu (kami) akan melarang kaum muslimin menggunakan game itu," lanjutnya.

Maksud Tulisan Ini
Perkenankan saya mengomentari kontroversi PUBG ini dalam sudut pandang ilmiah. Tidak ada niat apa pun untuk "mencampuri" urusan saudara-saudari saya kaum muslimin dan muslimah. Saya sangat menghargai keputusan yang akan diambil MUI, yang memang berkewajiban mengeluarkan fatwa bagi kaum muslim di Indonesia demi kebaikan, tentunya.

Tulisan ini justru saya harapkan memberi pencerahan bukan hanya pada MUI, tapi juga untuk para pemangku kepentingan dunia gim: pemerintah, pemuka agama, dan kepercayaan di negeri ini, pegiat olahraga-e (e-sports), konsumen gim,  pengembang gim, serta orang tua.

Pelaku Teror Selandia Baru Tak Mainkan PUBG
Dalam manifestonya, pelaku teror di Selandia Baru memang menyebut dirinya dipengaruhi pula oleh gim. 

www.bellingcat.com
www.bellingcat.com
Terjemahannya kurang-lebih:

"Apakah Anda mendapat inspirasi kekerasan dan ekstrimisme dari gim video, musik, literatur (buku), dan film?"

"Ya, gim Spyro The Dragon mengajariku 'etno-nasionalisme'. Gim Fortnite melatihku untuk menjadi pembunuh dan untuk menari-nari di atas mayat musuh-musuhku."

Shitposting
Namun, perlu kita sadari, manifesto "The Great Replacement" yang ia tulis masuk dalam kategori "shitposting". Apa artinya?

Mengutip pendapat Robert Evans dalam artikelnya di laman investigasi daring bellingcat.com, "shitposting" adalah "tindakan mengunggah banyak sekali konten, yang umumnya ironi dan candaan tak bermutu untuk memicu reaksi emosional warganet yang kurang memahami internet itu sendiri. Tujuan akhirnya adalah untuk membelokkan diskusi yang seharusnya produktif dan untuk mengalihkan perhatian pembaca".

Tarrant menyebut dua gim:

1. Spyro The Dragon

Sejatinya gim ini termasuk gim lucu yang tak mengandung kekerasan brutal. Entah apa hubungan antara gim ini dengan semangat nasionalisme sempit yang disinggung Tarrant dalam manifestonya.

2. Fortnite


Fortnite Battle Royale adalah permainan perang daring di mana ada 100 pemain terbang ke pulau kecil, kemudian saling bertarung hingga tersisa satu orang. Di pulau tersebut, para pemain dapat menemukan senjata, perangkap, granat, dan barang-barang lain yang tersembunyi.

Para pemain harus mempersenjatai diri mereka sendiri sambil menjelajahi berbagai medan di pulau, termasuk bangunan. Selama permainan,  zona perang akan jadi sempit sehingga para pemain akan terlibat dalam perang jarak dekat. Pemain yang mampu bertahan hingga akhir adalah pemenangnya. Fortnite ini tidak "berdarah-darah" meski menampilkan kematian musuh.

Yang menarik, Tarrant tidak menyebut PUBG dalam manifestonya. Namun hal ini tidak berarti ia tidak memainkan PUBG. Bisa jadi, ia juga memainkan PUBG, tapi tidak menyebutkannya dalam manifestonya. 

PUBG, Apa Itu?
Player Unknown's Battlegrounds adalah gim bergenre battle royale seperti Fortnite. Pemain harus bertahan hidup bertempur melawan 100 pemain lain dan menjadi yang terakhir untuk hidup. 


Gim ini amat laris. Desember 2018 lalu, pemain PUBG versi mobile sudah lebih dari 200 juta dengan 30 juta orang yang aktif setiap harinya. Angka itu belum termasuk pemain yang berasal dari China, serta pemain yang menggunakan platform semacam Xbox, PC, dan PS4.

Jumlah keseluruhan pemain PUBG terakhir kali diumbar pada Juli 2018, yakni 400 juta di seluruh dunia dan lintas platform. Saat ini angka itu bisa jadi berlipat ganda. Gim ini bisa dimainkan sendiri dan dalam grup.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3