Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Keberagaman adalah anugerah terbaik bagi Indonesia

ruangberbagikompasiana@gmail.com. Dilarang memuat ulang artikel untuk komersial. Hak cipta dilindungi UU.

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Mencerna Lagu-Lagu Jason Ranti, "Iwan Fals" Milenial nan Binal

14 Februari 2019   16:06 Diperbarui: 14 Februari 2019   16:28 1061 7 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mencerna Lagu-Lagu Jason Ranti, "Iwan Fals" Milenial nan Binal
Jason Ranti tampil pada hari kedua Syncronize Fest 2017 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/10/2017). Festival musik yang berlangsung hingga Minggu (8/10/2017) tersebut menampilkan beberapa musisi di antaranya ada Bangkutaman, Jason Ranti, Adhitya Sofyan, Float, Pee Wee Gaskins, Indische Party, dan Hello Dangdut.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

[Bagian pertama dari dua]

Secara tak sengaja saya menemukan video-video Jason Ranti di Youtube. "Edan sekali syair dan gaya nyanyi anak ini," gumam saya waktu mendengar salah satu lagunya, "Pulang ke Rahim Ibunya". Penampilan Jason Ranti mengingatkan saya akan Iwan Fals pada masa Orba. Iwan yang pantas disebut binal karena tidak menurut pada arus utama musik dan selera utama pasar. Oh iya, sebelum pikiran Anda melayang ke mana-mana, saya kutip arti binal menurut KBBI:

bi.nal
1) bengal; tidak menurut: akibat kurangnya perhatian pihak orang tua, banyak anak muda menjadi binal.
2) selalu hendak lari dan sebagainya (tentang kuda dan sebagainya); liar: kuda yang binal itu terlepas kembali.

Jason Ranti adalah-bagi sebagian orang-Iwan Fals milenial nan binal. Tiga lagu berikut kiranya menggambarkan kebinalan Jason Ranti.

Pulang ke Rahim Ibunya

"Lisa berhenti hidup, tapi tak juga mati

Ia merasa redup semua mimpinya mati
Lisa pergi ke gunung, ia merasa murung
Ia pergi ke Tuhan, ia tak kenal Tuhan/
Ia buat rencana pulang ke rahim ibunya

Lisa merasa sedih, ia terlanjur seksi/Ia tumbuh dewasa kini tak lagi bersih
Lisa banyak bertanya, ia tahu sedikit/Entah angin kemana, ia merasa sakit
Ia buat rencana pulang ke rahim ibunya

Lisa ingin sekali belajar filosofi/Sedikit ilmu hidup, sedikit teologi
Lisa matanya buram mungkin hatinya suram/Ia mulai bertanya untuk apa di sini
Ia buat rencana pulang ke rahim ibunya

Lisa buat rencana untuk mengeja arti/Yang ia yakini timbul di dalam mimpi
Setiap bangun pagi, ia langsung bertanya/Tentang mimpi semalam harus cari di mana
Ia buat rencana pulang ke pulau ibunya

Lisa tinggal di kamar, ia menolak sadar
Ia belajar kini tiada yang pasti
Lisa berjalan limbung mungkin hatinya bingung
Ia terus meracau dengan suara parau/Ia buat rencana pulang ke rahim ibunya...

Ia gundah gulana, ia terus bertanya/Ia rajin ibadah karena merasa kalah
Ia kini menyerah, ia katakan sudah/Ia buat rencana pulang ke rahim ibunya

Wah, setahu saya ini lagu berbahasa Indonesia pertama yang berani mengangkat kalimat "ia tak kenal Tuhan". Lirik yang berani mendobrak lirik-lirik standar lagu cinta yang sendu-sendu. Dalam penafsiran saya, Lisa adalah gambaran orang yang kalah oleh problem kehidupan. Derita hidup membuatnya murung dan bertanya-tanya apa arti hidupnya. Dalam kekalahannya itu, Lisa mendekat pada Tuhan lewat ibadah. Tadinya, ia tak kenal Tuhan. Namun, kerasnya hidup membuatnya sadar bahwa ia harus "pulang ke rahim ibunya". Artinya, pulang ke jati dirinya sebagai makhluk ciptaan Tuhan, yang masih suci murni, tak seperti keadaannya kini yang "seksi, tumbuh dewasa, dan tak lagi bersih".

Saya coba bagikan dalam artikel ini kesan dan penafsiran saya atas sejumlah lagu Jason Ranti lainnya. 

Variasi Pink

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x