Bobby Steven MSF
Bobby Steven MSF Tebar kebaikan lewat tulisan.

Pastor-biarawan. Suka berteman dengan siapa saja. MSF bukan gelar, itu tarekat saya: Missionariorum a Sacra Famiglia yang bergerak, antara lain, dalam pendampingan keluarga. Sila hubungi kontakbobby@zoho.eu. Penghargaan materi akan dipakai untuk menolong, termasuk hadiah Juara III BlogCom Kemensos (2019).

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Menanti "Cristiano Ronaldo Baru" dari SSB di Atambua, Mitra Juventus

11 Februari 2019   10:32 Diperbarui: 11 Februari 2019   21:15 81 3 1
Menanti "Cristiano Ronaldo Baru" dari SSB di Atambua, Mitra Juventus
TWITTER.COM/JUVENTUSFCEN

Catat nama SSB ini: SSB Bintang Timur Atambua. Mengapa? Saya yakin, SSB ini telah, sedang, dan akan mencetak pemain-pemain andalan masa depan Indonesia.

Tak main-main, SSB yang berlokasi di Atambua, daerah perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste ini serius menggembleng anak-anak agar bisa menjadi Ronaldo dan Messi baru.

Jajaran penasihat dan pelatih hebat

Indra Sjafri-Antaranews
Indra Sjafri-Antaranews

Siapa tak kenal Indra Sjafri? Ia dipercaya menjadi pelatih Timnas Junior Indonesia (PSSI), seperti Timnas U-12, U-17 dan U-19 yang dijuluki Garuda Jaya. Pada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam. 

Indra Sjafri ditunjuk PSSI untuk melatih timnas U-22 untuk menghadapi ajang Piala AFF U-22 dan SEA Games 2019. Singkat kata, Indra Sjafri adalah pelatih yang berpengalaman membina pemain muda usia. Di SSB Bintang Timur, Indra Sjafri berperan sebagai penasihat. 

SSB Bintang Timur Atambua dilatih oleh pelatih asal Belanda berdarah Maluku yakni Albert Pentury. Pelatih ini memiliki lisensi UEFA Pro. Albert sudah mengenal baik sepakbola Indonesia karena sudah pernah terlibat dalam pembentukan sekolah sepakbola di Tual, Maluku. Ia juga menjadi instruktur beberapa pelatih nasional, antara lain Satya Bagdja, Eduard Tjong, Subodro, dan Simson Rumapasal.

Sering berprestasi di turnamen sepakbola usia muda

Letak yang jauh dari Jawa tak lantas membuat SSB Bintang Timur terisolasi. Justru SSB ini kerap ikut aneka kompetisi kelompok umur usia muda.

Tak tanggung-tanggung, bukan hanya level nasional, SSB ini bahkan sudah ikut kompetisi internasional. Federasi Sekolah Sepakbola Indonesia (FOSSBI) Pusat merekomendasikan SSB Bintang Timur U-12 asuhan Bert Pentury untuk mengikuti turnamen U-12 Singa Cup di Singapura, November 2018 lalu. 

Pemain-pemain SSB Bintang Timur juga sedang mencatat prestasi gemilang di aneka ajang. Pemain asal SSB Bintang Timur Atambua, Herionocio Ximenes Verdial mencetak satu gol untuk kemenangan Tim Pelajar Indonesia 12-0 atas tuan rumah, Qingdao di Gothia Cup China 2018.

Dua pemain Bintang Timur Atambua, Arnoldus Yansen Oliveira dan Alberto Do Rosario dipanggil oleh Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) untuk bermain dalam Kejora International Challenge 2018 Football U15. Kejuaraan ini telah digelar di Stadion Bandar Penawar, Kota Tinggi, Johor, Malaysia, 25-31 November 2018.

http://www.bintangtimur.news
http://www.bintangtimur.news
Tim "Laskar Perbatasan" SSB Bintang Timur baru-baru ini menjadi juara Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018 Wilayah NTT.  

Kerjasama dengan Juventus

Pendiri SSB BTA bukan orang sembarangan. Ia adalah Fary Djemy Francis, Ketua Sport Intelligence PSSI Pusat. Baru-baru ini, Fary yang juga Ketua Komisi V DPR RI menerima golden award dari Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI)-SiWO. 

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di gedung Grahadi Surabaya, Jumat (8/2/2019). Penghargaan itu diterima Fary atas jasanya sebagai penggerak sepak bola di perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Berkat kerja keras Fary, SSB BTA menjadi SSB pertama Indonesia yang menjalin kerja sama dengan Juventus. "Dalam pertemuan di kandang Juventus bersama dengan tim Manajemen Juventus Football Academy sudah disepakati rencana kerja sama dengan Akademi Bintang Timur Atambua," kata Fary dikutip dari Antaranews. 

SSB BTA patut berbangga sebab dari 70 negara yang bekerja sama dengan Juventus Football Academy belum pernah ada kerja sama sebelumnya antara Juventus dengan akademi sepak bola dari Indonesia.

Semoga tak lama lagi kita memetik buah dari kerjasama SSB Bintang Timur Atambua dengan Juventus Football Academy. Semoga muncul Cristiano Ronaldo baru dari Atambua.

Sumber :
tribunnews.com
kompas.com
tribunnews.com
tribunnews.com