Mohon tunggu...
Bobby Steven MSF
Bobby Steven MSF Mohon Tunggu... pembelajar

Suka berteman dengan siapa saja. Sila hubungi kontakbobby@zoho.eu. Menulis untuk berbagi kebenaran dan kebaikan.

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Resolusi 2019, Menggunakan "di" Secara Tepat

10 Januari 2019   15:58 Diperbarui: 11 Januari 2019   18:43 0 3 1 Mohon Tunggu...
Resolusi 2019, Menggunakan "di" Secara Tepat
foto: Bobby Steven MSF

Terus terang, saya kadang merasa kesal saat menemui penggunaan "di" yang tidak tepat. Daripada menyimpan kekesalan itu dan "mengutuk kegelapan", lebih baik saya "menyalakan sebatang lilin" dengan tulisan bersahaja ini.

Sepengetahuan saya, ada dua fungsi "di" dalam bahasa Indonesia:

1. Sebagai kata depan

  • "di" berfungsi sebagai kata depan untuk menandai tempat: Semalam ia tidur di rumah temannya. 
  • Dalam ragam percakapan, "di" berfungsi sebagai kata depan untuk menandai waktu: Di hari itu ia tidak datang.

Menurut PUEBI daring (https://puebi.readthedocs.io/ dan http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/sites/default/files/PUEBI.pdf), kata depan, seperti di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Misalnya:

  • Di mana dia sekarang?
  • Kain itu disimpan di dalam lemari.
  • Dia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan

2. Sebagai (salah satu) awalan dalam kalimat pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai suatu perbuatan atau aktivitas. Dalam kalimat pasif, imbuhan "di-" ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya:

  • Penulis blog Kompasiana yang rajin menulis artikel bermutu itu diberi hadiah.
  • Calon presiden yang baik itu dicintai rakyatnya.

Patut kita perhatikan, imbuhan "di-" ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya.

"Dipenjara" atau "di penjara"?

Patut kita cermati, ada beberapa contoh kalimat di mana penggunaan "di" perlu kita telaah:

- Dia pernah di penjara selama sepuluh tahun.

Apa yang salah dengan kalimat di atas?

Maksud kalimat di atas tentu adalah bahwa seseorang pernah dihukum penjara selama sepuluh tahun.

Kalau demikian, kesalahan dalam kalimat di atas adalah penulisan kata kerja pasif "di penjara" yang seharusnya ditulis serangkai: "dipenjara".

Penulisan yang tepat adalah:

Dia pernah dipenjara selama sepuluh tahun. ("di-" berfungsi sebagai awalan kata kerja pasif)

Kalimat lain:

- Dia mengalami pertobatan di penjara itu.

Dalam kalimat di atas, "di" berfungsi sebagai kata depan untuk menandai tempat. Penulisan "di penjara" dalam kalimat di atas sudah tepat.

Contoh berikutnya:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2