Mohon tunggu...
Rembulan Kinanti
Rembulan Kinanti Mohon Tunggu... College Student

Just a normal college student

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Analisis Rasio Keuangan

3 Desember 2019   02:28 Diperbarui: 3 Desember 2019   02:24 2923 0 0 Mohon Tunggu...

Pengertian Rasio Keuangan

Menurut Harvarindo (2010:12), rasio adalah satu angka yang dibandingkan dengan angka lain sebagai suatu hubungan. Jonathan Golin, (2001) berpendapat bahwa rasio adalah suatu angka digambarkan dalam suatu pola yang dibandingkan dengan pola lainnya serta dinyatakan dalam persentase. Sedangkan keuangan adalah sesuatu yang berhubungan dengan akuntansi seperti pengelolaan keuangan dan laporan keuangan. Jadi rasio keuangan adalah indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya (James c Van Horne dikutip dari Kasmir, 2008:104).

Pengertian Analisis Rasio Keuangan

Analisis perbandingan laporan keuangan melihat kecenderungan atau trend dari kinerja keuangan suatu perusahaan. Analisis rasio melihat hubungan atau perimbangan jumlah rupiah akun dengan jumlah rupiah dari akun lainnya.

Fungsi Rasio Keuangan

Budi Raharjo dalam buku Keuangan Dan Akuntansi (2007 : 104), mengelompokan rasio keuangan perusahaan menjadi 5 kelompok, yaitu:

Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio), yang menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio ini antara lain: Rasio Kas (Cash Ratio), Rasio Cepat (Quick Ratio), Rasio Lancar (Current Ratio).

Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio), yang mengukur aktivitas atau likuiditas perusahaan dilihat dari ketersediaan barang. Rasio ini antara lain: Rasio Perputaran Persediaan, Perputaran Aktiva Tetap, dan Total Asset Turnover.

Rasio Aktivitas (Activity Ratio), mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Rasio ini antara lain: Rasio Total Hutang terhadap Modal (Debt to Equity Ratio), Rasio Total Hutang terhadap Total Asset (Debt Ratio), TIE (Time Interest Earned) / ICR (Interest Coverage Ratio).

Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio), melihat kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Rasio ini antara lain: GPM (Gross Profit Margin), OPM (Operating Profit Margin), NPM (Net Profit Margin), ROA (Return to Total Asset), ROE (Return On Equity).

Rasio Investasi (Investment Ratio), yang menunjukkan rasio investasi dalam surat berharga atau efek, khususnya saham dan obligasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN