Mohon tunggu...
Blinkzap
Blinkzap Mohon Tunggu...

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Pasang Iklan Mahal?

25 April 2019   13:01 Diperbarui: 25 April 2019   13:36 0 0 1 Mohon Tunggu...

           Di zaman sekarang ini media promosi semakin banyak dan juga semakin beragam pilihannya. Iklan adalah sebuah cara mempromosikan sebuah produk atau jasa kepada para khalayak. Image iklan mahal sebetulnya tidak bisa disalahkan karena memang memasang iklan di media seperti televisi maupun media luar ruang memang tidak bisa dijangkau oleh semua kalangan terutama para pelaku UKM ataupun startup yang belum memiliki kucuran dana dari investor. Beberapa pelaku UKM dan startup sekarang ini lebih memilih melakukan campaign melalui kanal digital seperti media social ataupun google ads yang memang bisa lebih fleksible mengatur budget. Bahkan dengan hanya 10.000 rupiah saja kita sudah bisa mempromosikan usaha kita maupun produk kita agar dilihat oleh target audience kita. Beriklan di Internet memang memiliki kelebihan dari segi harga maupun analisa data yang akurat dan real time.

           Persepsi iklan mahal yang terbentuk di masyarakat sebenarnya masih bisa diperbaiki dan sudah mulai dirubah, media iklan luar ruang juga semakin creative dan juga innovative dan juga terjangkau . Iklan berjalan seperti sticker di jendela belakang mobil, Digital display di belakang dan dalam taxi online, bahkan sepeda motor pun ada yang memasang iklan display belakang sepeda motor, selain itu tempat makan, caf, sport club, ruang tunggu, bahkan di lift apartment dan juga gedung gedung perkantoran pun sekarang menjadi alternative media untuk mempromosikan produk ataupun jasa.

           Bagaimana dengan harga? Nah pasti pertanyaan ini yang selalu ada di para pemasang iklan. Para pemilik media pun sepertinya merubah target mereka, media luar ruang yang dulu identik dengan korporasi besar sekarang mulai bergerak memasarkan produk mereka ke para pelaku UKM, info yang di dapat dari  blinkzap.com, harga yang di tampilkan pun mulai terjangkau oleh para pelaku UKM. Sebagai contoh untuk harga digital display di tempat makan harga yang ditampilkan adalah 11.000 per hari, apa? 11.000 per hari?? Apakah tidak salah tulis ?! iya tidak salah kok, bahkan dalam sehari iklan kita akan di looping atau diputar sekitar150 an kali. Bagi para pelaku UKM harga ini sangat terjangkau untuk  memasarkan produk atau jasa mereka, untuk lokasi dan pilihan tempat juga sangat beragam bahkan bisa disesuaikan dengan domisili para pelaku UKM ingin memasarkan produk atau jasa mereka. Nah bagaimana dengan videotron? Videotron menerapkan harga seperti halnya pemasangan iklan di media televisi, mereka menggunakan durasi spot yang sama dengan televisi, ada yang 5', 15', dan juga 30'. Untuk harga spotnya juga beragam tergantung lokasi yang diinginkan, dari blinkzap.com terlihat harga 1 spot untuk videotron atau digital banner yang berlokasi di Flavour Bliss harga yang ditampilkan adalah Rp 10.500 untuk 1 spotnya. Dari pemilik yang sama juga dapat dilihat harga untuk 1 spot digital banner di depan MOI kelapa gading Rp.22.000.

            Biasanya harga yang ditampilkan masih bisa di negosiasikan, karena di blinkzap.com ada fitur nego yang bisa dimanfaatkan untuk negosiasi dengan pemilik media langsung tanpa perantara pihak ketiga, jadi harga yang didapatkan sudah pasti best price karena memang para pemasang iklan berhubungan dan bertransaksi langsung dengan media owner.

           Nah setelah mengetahui informasi yang ditampilkan di atas apakah masih beranggapan bahwa memasang iklan luar ruang atau biasa di sebut OOH (Out of Home) mahal? Semua kembali ke para pemasang iklan karena biasanya para pemasang iklan memiliki strategi sendiri dalam menentukan efektifitas media promosi yang digunakan, berapa luas jangkauan atau reach dan impression yang didapatkan dari pemasangan di media promosi tersebut. Tapi sepertinya dengan semakin terjangkau dan semakin hari makin bertambah banyak jenis media luar ruang,  pemasangan iklan di media luar ruang masih menjadi favorit untuk sebagian kalangan. Bagaimana dengan anda? (DNYI)