Mohon tunggu...
Blasius ErikSibarani
Blasius ErikSibarani Mohon Tunggu... Blasius Erik Sibarani adalah seorang mahasiswa di Universitas Negeri Medan jurusan Akuntansi, memiliki hobby menulis, membaca, dan bermain sepakbola.

Blasius Erik Sibarani adalah seorang mahasiswa di Universitas Negeri Medan jurusan Akuntansi, memiliki hobby menulis, membaca, dan bermain sepakbola.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Meningkatkan Kesadaran Baca Masyarakat dalam Kehidupan Sehari-hari

20 Oktober 2019   21:52 Diperbarui: 20 Oktober 2019   22:11 0 0 0 Mohon Tunggu...

Seperti yang kita ketahui bahwa budaya membaca di Indonesia sudah tergolong rendah dibandingkan dengan Negara-negara lain. Berdasarkan Studi Most Littered Nation In the World 2016, menyatakan bahwa minat baca di Indonesia hanya menduduki peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei.

Sedangkan UNESCO menyatakan bahwa tingkat persentase minat baca di Indonesia hanya 0,001%, itu artinya dari 1000 orang di Indonesia, cuma 1 orang saja yang rajin membaca. Padahal di Indonesia sudah terdapat banyak perpustakaan yang siap melayani masyarakat untuk melakukan aktifitas membaca tanpa mengeluarkan biaya, akan tetapi tingkat kesadaran baca masyarakat masih tetap rendah.  

Kita tahu dengan membaca akan menambah wawasan dan menambah pengetahuan kita. Membaca adalah budaya yang paling mudah dilakukan, akan tetapi dalam penerapannya akan terasa sulit jika tingkat minat baca masyarakat sangat rendah.

Pada era digital ini kita dapat membaca dimanapun kita berada karena dimana-mana sudah terdapat jaringan sosial atau internet. Dengan adanya internet kita dapat mengakses dengan mudah dan cepat hal-hal apapun yang kita inginkan.

Akan tetapi, dengan hadirnya internet ditengah-tengah masyarakat menjadi berdampak buruk terhadap minat baca masyarakat. Masyarakat lebih cenderung mencari hal-hal yang kurang baik dan juga menjadikan internet sebagai bahan untuk mendapatkan uang serta membuat hal-hal yang berdampak negatif seperti penipuan.

Pada era digital ini masyarakat sudah semakin jarang dalam memiliki buku sebagai akibat dari masuknya internet dalam kehidupan masyarakat, padahal kita mengetahui bahwa membaca buku lebih berdampak positif dibandingkan dengan membaca buku elektronik atau sering disebut e-book.

Oleh karena itu, tingkat kesadaran baca masyarakat harus dievaluasi dan ditingkatkan. Kesadaran membaca masyarakat dapat ditingkatkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dunia membaca seperti mengadakan lomba bercerita, karena dengan mengadakan lomba tersebut masyarakat akan terlebih dahulu membaca pokok bahasan yang akan diceritakan dalam perlombaan tersebut.

Selain itu, tingkat minat baca seseorang dapat ditingkatkan sejak usia dini dalam lingkungan keluarga dimana pada saat anak-anak orang tua mengajarkan kepada anaknya betapa pentingnya budaya membaca dan orang tua mendorong anaknya untuk melakukan aktifitas membaca, sehingga dengan adanya dorongan dari orang tua akan berdampak positif terhadap minat baca seseorang.

Membaca dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat seperti mengurangi stress, menambah pengetahuan, memperbanyak kosakata, memperbaiki memori atau daya ingat, meningkatkan kosentrasi dan masih banyak lagi manfaat dari membaca dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, minat baca masyarakat dapat ditingkatkan sedini mungkin dan lingkungan keluarga merupakan aktor utama dalam meningkatkan minat baca seseorang. Budaya membaca sangat penting bagi kehidupan sehari-hari karena dengan membaca akan menambah pengetahuan kita dan juga akan menambah daya ingat seseorang dan masih banyak lagi manfaat dari budaya membaca.

Selain itu, budaya membaca sangat penting bagi masyarakat dalam menghadapi perkembangan jaman yang semakin pesat sehingga kita tidak tertinggal dari Negara-negara lain atau dari orang lain. Masyarakat harus meningkatkan kesadaran baca dalam kehidupan sehari-hari sehingga masyarakat tidak melek huruf dan memiliki moral serta wawasan yang baik.

VIDEO PILIHAN