Mohon tunggu...
Soraya Hariyani P
Soraya Hariyani P Mohon Tunggu... Halo semuanya :)

Penulis serabutan di negeri antah berantah.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Katarsis: 2

15 Agustus 2020   20:47 Diperbarui: 15 Agustus 2020   20:50 8 1 0 Mohon Tunggu...

Setahun berlalu dengan penuh drama. Kehadiran Alex, Ibu Peri dan Mas Darma memenuhi hari-hariku yang lebih berwarna. Realistis adalah dasar pemikiranku saat ini tanpa melupakan sosok Alex dan Ibu Peri. Semua terasa mudah dan melegakan pasca kejadian-kejadian traumatis yang merenggut air mataku tahun lalu.

Kami berempat hidup antara imajinasi dan kenyataan. Kehadiran Alex dan Ibu Peri seperti sebuah obat yang menyerap rasa sakit dan kehadiran Mas Darma seolah menguatkan aku untuk sembuh dan bangkit. Kami seperti sebuah keluarga tanpa nama. Hadir untuk saling menguatkan dengan cara masing-masing. Saling mengisi, saling mengosongkan ruang untuk diisi dengan tujuan hidup atau sekedar keinginan-keinginan kecil.

Alex dan Ibu Peri membuatku nyaman berdialog dengan diriku, menerima segala kekurangan dan merelakan usaha-usaha yang gagal. Seperti sebuah katarsis.

Melepaskan harapan dan ekspektasi yang tidak realistis, melepaskan segala kehilangan, menerima perasaan yang kurasakan, mensyukuri hidup yang terus berjalan dan menjadi diri sendiri.

Mas Darma menjadikan dirinya contoh nyata bagiku. Menunjukkan betapa hidup yang pahit akan tetap memiliki sisi manis. Menggenggam tanganku dengan penuh kepastian. Membagi sisi hidupnya untuk dinikmati sebagai sepotong cerpen kehidupan.

Kemudian kami berjalan beriringan. Menggabungkan semua potongan

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x