Mohon tunggu...
ellazuardi
ellazuardi Mohon Tunggu... Wiraswasta - Menyukai buku

Tulisan lain ada di www.jurnaljasmin.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Strategi Claudio Ranieri untuk Kemenangan Watford atas Everton

24 Oktober 2021   20:02 Diperbarui: 24 Oktober 2021   20:06 504 9 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Para pemain Watford merayakan kemenangan atas Everton.Foto:Paul Ellis/AFP/suara.com

Faktor pergantian pemain menjadi kunci keberhasilan pelatih Claudio Ranieri dalam menjalani ujian pada laga keduanya bersama klub papan bawah Liga Inggris,Watford musim ini.Pada pekan kesembilan Liga Inggris 2021/2022,klub asuhan pelatih asal Italia ini sukses menjungkalkan tuan rumah Everton di stadion Goodison Park,pada Sabtu 23 Oktober 2021 dengan skor telak 5-2 setelah sebelumnya tertinggal 1-2.

Watford sebenarnya menjalani laga ini dalam kondisi terluka.Dua kali menang,sekali seri dan lima kali kalah adalah rekor terbaru mereka dalam delapan pertandingan awal musim ini.Terakhir tim berjuluk The Hornets ini babak belur dibantai Liverpool lima gol tanpa balas pekan lalu.

Catatan statistik sebenarnya lebih mengunggulkan Everton.Dalam tiga laga terakhir mereka selalu dimenangkan tim tuan rumah.Selain itu Watford juga punya rekor buruk setiap bermain di kandang Everton ini.Namun,keberadaan pelatih berpengalaman Claudio Ranieri membuat klub ini tetap optimis.

Laga berjalan tak mudah bagi anak-anak asuhan Ranieri.Tiga menit permainan dimulai,Tom Davies sukses menggetarkan gawang Watford yang dikawal Ben Foster setelah mendapat umpan dari Demara Gray.Namun Joshua King sempat menyamakan kedudukan pada menit 13.Babak pertama berakhir dengan sama kuat 1-1.

Ujian sebenarnya bagi Ranieri ada di babak kedua.Khususnya sejak gawang mereka bobol untuk kedua kalinya di menit 63.Kali ini lewat sundulan Richarlison yang mendapat umpan terobosan dari Michael Keane.Skor jadi 1-2 dan kekalahan kembali membayangi Watford.

Tak ada kata menyerah bagi seorang pelatih berpengalaman seperti Ranieri.Dalam situasi tertinggal ini tentu saja strategi yang harus dijalankan adalah dengan meningkatkan intesitas serangan guna menambah catatan gol.Maka Ranieri merombak susunan skuadnya pertengahan babak kedua.

Dua penyerang muda dimasukkan guna membantu Joshua King yang menjadi striker tunggal sejak awal permainan,menggantikan peran pemain gelandang.

Pemain penyerang Joao Pedro masuk menggantikan gelandang Ozan Tufan pada menit 64.Enam menit berselang giliran Emmanuel Dennis masuk pada menit 70 menggantikan pemain sayap,Ismaila Sarr.

Hasilnya,Watford sukses menggelontorkan empat gol tanpa balas saat laga menyisakan waktu kurang dari lima belas menit.Kedua pemain pengganti,Dennis dan Pedro berperan dalam tiga gol diantaranya.

Kebangkitan Watford dimulai sejak pertandingan memasuki menit 78.Juraj Kucha yang memanfaatkan umpan sepak pojok Cucho Hernandez berhasil mengubah skor menjadi 2-2.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan