Mohon tunggu...
Bikurmatin
Bikurmatin Mohon Tunggu... Administrasi - Jangan Mempermasalahkan Masalah Yang Belum Terjadi

Facebook: Biqe purpleloverz Instagram: Bikurmatin888 Find my others article on www.asalnulis.xyz/biqe

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Bromo, Wisata Berkesan dengan Budget Pas-pasan

29 Juli 2021   15:01 Diperbarui: 29 Juli 2021   15:06 99 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bromo, Wisata Berkesan dengan Budget Pas-pasan
Dokumen pribadi

Tulisan pertama di tahun 2021 yang isinya pengalaman travelling saya akhir tahun 2020 lalu. memang sudah tidak update lagi. tapi rasanya terlalu sayang kalau tidak diabadikan dalam bentuk tulisan. Yups, Desember 2020 lalu saya dan suami beserta 2 orang teman touring ke salah satu destinasi wisata andalan Jawa Timur, Gunung Bromo. Kebanyakan dari kompasianer pasti kenal dan mungkin juga pernah berkunjung ke kawasan gunung yang disebut sebagai salah satu gunung tercantik di Dunia ini. ini adalah kunjungan ke dua saya. Kunjungan pertama dulu sewaktu masih single sekitar tahun 2013.

Travelling kali ini tanpa persiapan yang bertele-tele, cenderung dadakan tapi tetap mengasyikkan. Memang kadang-kadang kita perlu spontanitas untuk hal hal semacam travelling, karena justru biasanya yang terlalu direncanakan malah tidak terlaksana. Kami berempat bertolak dari Sidoarjo pada tanggal 26 Desember 2021 sekitar pukul 20.30. 

Jalanan cenderung ramai tapi lancar mengingat itu adalah weekend. 2 jam perjalanan kita sudah memasuki Kabupaten Pasuruan berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo. Kami berhenti sejenak di sebuah minimarket 24 jam untuk membeli camilan, melihat map dan meluruskan kaki. maklum, sudah lama tidak bersepeda jauh jadi gampang capek. heheh.

Rencananya kita akan camping begitu sampai disana karena sayang kalau menyewa penginapan cuma untuk ditiduri beberapa jam. Perlengkapan camping pun sudah kami sewa dan siap digunakan. 

Satu Jam perjalanan hari mulai larut dan mulai memasuki kawasan pegunungan. rumah mulai jarang dan hutan hutan gelap mulai nampak. Akses jalan cukup bagus dan luas meskipun berkelok-kelok. Sepanjang jalan kita terus saling beriringan karena jalanan mulai sepi.

Beberapa kilometer memasuki kawasan pegunungan terlihat beberapa orang memberhentikan kita menggunakan lampu, kita mengira ada pemeriksaan semacam kartu rapid atau swab test, mengingat ini masa pandemi tapi sudah memasuki new normal, ternyata bapak-bapak menawarkan villa dan penginapan. heheheh. syukurlah, karena kita sendiri belum membekali diri dengan rapid test sebelum berangkat. Oh Ya, Desember lalu virus Covid-19 masih melanda, tapi kasus cenderung menurun, sehingga tempat-tempat wisata mulai dibuka. Kita sendiri memilih Ke Gunung Bromo bukan tanpa alasan, selain kangen dengan suasana Gunung Bromo yang Indah dan dinginnya yang tak biasa, Wisata di alam terbuka adalah pilihan paling aman untuk saat ini karena minim resiko berdesakan.

Bapak-Bapak menawari villa dan Kamar ternyata ada di beberapa titik sebelum menuju Ke Kawasan Wisata gunung Bromo, Tapi kita masih bersikukuh untuk melanjutkan perjalanan, tidak menginap karena akan berencana Camping. Pukul 00.00 sampailah kita di pos terakhir sekaligus perkampungan terakhir sebelum memasuki kawasan wisata yang loketnya baru dibuka Pukul 03.00 pagi. 

Total perjalanan kita kali ini kurang lebih 4 Jam dari kota Sidoarjo. Sebenarnya kita bisa saja mendirikan tenda di pelataran pendopo Agung, yakni sebuah aula besar yang digunakan untuk acara-acara keagamaan. 

Tapi kondisi badan sudah capek, mata mengantuk akhirnya manjanya kambuh, kami pun memutuskan untuk mencari penginapan murah meriah asal bisa tidur dan mandi dengan layak. Akhirnya dapat juga penginapan dengan harga 200.000/kamar. bisa checkout sampai pukul 14.00 keesokan harinya. jadi habis jalan-jalan dari gunung Bromo masih bisa istirahat lagi.

Kondisi Penginapan cukup lumayan, bersih dan dilengkapi dengan air panas. Mengingat cuaca Bromo yang sangat dingi mustahil rasanya untuk mandi pakai air dingin. kami pun istirahat terlebih dahulu biar esok pagi fresh kembali. Pukul 06.00 pagi kami sudah bangun dalam kondisi segar, siap untuk menjelajah Bromo dan sekitarnya. 

Di masa pandemi ini untuk mengurangi tingkat penyebaran virus melalui uang tunai, diberlakukan pembayaran nontunai untuk pembelian tiket memasuki kawasan Gunung Bromo. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN