Bikurmatin
Bikurmatin

Facebook: Biqe purpleloverz Instagram: Bikurmatin888 Find my others article on www.asalnulis.xyz/biqe

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Dia adalah Dianku

17 Juli 2018   11:53 Diperbarui: 17 Juli 2018   12:10 149 2 1
Dia adalah Dianku
dok.pribadi

Tiga Bulan 17 hari tepatnya hari pernikahan Johanna dan Mas Dian.  Rasanya baru kemarin Johanna menjabat dangan Mas Dian dengan muka cemberut dikarenakan masih mengantuk di pertemuan pertama mereka di suatu pagi di hari Minggu. 

Ya, akhirnya Mas Dian lah lelaki yang menjadi suami Johanna. Entah kenapa mas dian, yang bahkan dari segi usia lebih muda dari Johanna berhasil menaklukkan hati Johanna. Berhasil membuat Johanna mengatakan Iya saat Ia mengatakan "Mau kah kau menikah denganku?"

 Tak butuh waktu lama untuk menumbuhkan rasa cinta antara mereka berdua. Ya, memang Tuhan Maha membolak balikkan hati. Siapa yang tau kelak Kau akan benci dengan siapa atau dengan siapa akan jatuh cinta.

Johanna ingat beberapa bulan sebelum Mas Dian melamar Johanna, mereka sempat hampir berpisah dikarenakan hitungan weton. "Ketemu 24" Pak De Mas Dian bilang. Ketemu 24 artinya musibah, lebih baik jangan diteruskan. Tapi Mas Dian Bersikukuh dengan pendiriannya karena sudah merasa cocok dengan Johanna. sehingga tidak menghiraukan hitungan weton tersebut. 

dok.pribadi
dok.pribadi
Baik Johanna mau pun Mas Dian, yang terpenting dari sebuah hubungan adalah bukan karena hitungan weton, tapi bagaimana kita menjalaninya dan ada pengertian dan kepercayaan di dalamnya. Dan akhirnya masalah itu pun lewat setelah Pak De Mas Dian yang kejawen itu mendapat arahan dari saudara-saudaranya yang lain.

Berbagai pertengkaran kecil yang kalau Johanna pikir lebih banyak bersumber dari keegoisan Johanna pun berhasil mereka lalui. dan seperti kata para pasangan cinta yang lain, dibalik pertengkaran ada kemesraan yang bertambah. Dan kali ini Johanna mengakui kalau Itu benar.

Dan sepertinya memang  Mas Dian didatangkan untuk Johanna, karena semua terasa begitu mudah, tak lama setelah Mas Dian melamar Johanna pada tanggal 30 Desember 2017  hari pernikahan mereka ditentukan, 30 Maret 2018 itulah tanggal disepakati oleh kedua keluarga besar mereka.

Dan Sejak saat itu resmilah Johanna menjadi Ny. Dian. Bahagia? sudah pasti, pesta pernikahan mereka dihelat secara sederhana namun tidak mengurangi kemeriahan dan kesakralannya. Dan seperti janjinya, Fabian mendesainkan sekaligus membuatkan Photo Booth yang keren untuk memeriahkan resepsi pernikahan mereka.  

Usia pernikahan ini masih terlalu baru, terlalu awal untuk bisa menceritakan pahit manisnya, namun yang Ku ingin, sehebat apapun masalah yang kelak mendera, Ingatlah kita akan hari ini, hari dimana kita mengikat janji sehidup semati. Hari dimana kita menyatukan keluargamu dan keluarga ku menjadi keluarga kita. hari dimana aku dan kamu berubah menjadi Kita.

Dear Dian Ku,

Aku mencintaimu tanpa banyak menunggu

dan aku tahu Kau pun mencintaiku tak tergantung waktu

Mas Dian ku memang tidak romantis, Tak pernah ada bunga, coklat atau puisi yang diberikan padaku

Tapi hal paling romantis yang dia berikan adalah saat dia datang dengan segenap keluarga besarnya dan membawa hantaran lamaran malam itu.

Hal Paling romantis adalah saat  dengan mantap namun keringat membasahi sekujur tubuhnya Ia mengucap ijab kabul di depan penghulu dan Bapak Ku.

Anggap saja ini sebuah pengantar untuk banyak cerita yang mungkin akan kita goreskan dalam mengarungi perjalanan ini. Finally, Mas Dian..Kau adalah jawaban dari semua misteri siapa pemilik hati ini pada akhirnya. 

Credit to: My Lovely husband