Mohon tunggu...
Hermansyah
Hermansyah Mohon Tunggu... Praktisi

Dengan Menulis, kita dapat mengekspresikan dalamnya Rasa_

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Program Inovasi Indera Kasuma dan Adil Nirwandi Mendapat Sanjungan dari Penilai Propinsi

16 Juli 2019   12:19 Diperbarui: 16 Juli 2019   12:22 0 0 0 Mohon Tunggu...
Program Inovasi Indera Kasuma dan Adil Nirwandi Mendapat Sanjungan dari Penilai Propinsi
Foto : Indera Kasuma, SKM (kiri) dan Adil Nirwandi, AMD.KL (kanan) (dokpri).

"Nilai dari seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab, mencintai hidup dan pekerjaannya (Kahlil Gibran)".

Puskesmas Sapala tidak pernah berhenti berinovasi, dibuktikan hampir setiap tahun tenaga kesehatan puskesmas Sapala selalu mendelegasikan tenaga kesehatannya untuk berpartisipasi dalam lomba atau Penilaian tenaga kesehatan teladan dan program inovasi tingkat kabupaten.

Dan menariknya, tenaga kesehatan puskesmas Sapala selalu mendapat hasil memuaskan (juara) disetiap kompetisi tenaga kesehatan teladan dan program inovasi yang diikuti, dan menjadi langganan dinas kesehatan kabupaten Hulu Sungai Utara untuk mewakili kabupaten di tingkat propinsi.

Tahun 2019 ini inovasi itu terus berlanjut, adalah Indera Kasuma (Tenaga Promkes) dengan program inovasi Gentong Mas Santun (Gerakan tolong masyarakat Sanitasi Tuntas), Tobacco free (Rumah bebas asap rokok), Senam Triple's (Senam rutin Sapala Sehat) dan Adil Nirwandi (Tenaga Kesehatan Lingkungan) dengan program Lisa-Abil (Lihat sampah ayo ambil).

Foto : Suasana penilaian, saat tim penilai melakukan tanya jawab (dokpri).
Foto : Suasana penilaian, saat tim penilai melakukan tanya jawab (dokpri).
Adil Nirwandi yang merupakan tenaga kesehatan lingkungan dari Tim Nusantara Sehat Puskesmas Sapala tahun 2019 ini adalah tahun pertama berpartisipasi dalam penilaian tenaga kesehatan teladan dan program inovasi, dan langsung mendapat predikat Terbaik 1 (satu) tingkat kabupaten dan mewakili kabupaten hulu sungai Utara di tingkat propinsi untuk tenaga kesehatan lingkungan.

Senin (15/07/2019) adalah puncak dari penilaian Indera Kasuma dan Adil Nirwandi, dimana Tim penilai mengunjungi Puskesmas Sapala, melihat langsung hasil atau dampak dari program inovasi yang di gagas oleh Indera Kasuma dan Adil Nirwandi, proses Penilaian  dengan model ceremonial yang dibalut dengan sedikit persuasif, yang dihadiri oleh lintas sektor, bapak kepala desa, guru sekolah, para kader dan tokoh masyarakat berjalan lancar.

Foto : Tampak Adil Nirwandi menjelaskan Vidio program Inovasinya dihadapan Tim penilai dan Lintas sektor (dokpri).
Foto : Tampak Adil Nirwandi menjelaskan Vidio program Inovasinya dihadapan Tim penilai dan Lintas sektor (dokpri).
Tim penilai yang di monotori oleh bapak Mursalin dari Dinas kesehatan propinsi Kalimantan Selatan selain melakukan tanya jawab dengan perserta lomba (Indera Kasuma dan Adil Nirwandi) juga berinteraksi langsung dengan lintas sektor yang hadir pada proses penilaian di Aula Puskesmas Sapala, terutama efek positif dari program inovasi yang telah dilakukan, respon masyarakat serta dukungan pemerintah desa terhadap program-program puskesmas Sapala selama ini, Setelah kegiatan penilaian, di akhiri foto bersama dan silaturahmi.

Di akhir proses penilaian, bapak Mursalin selaku ketua tim penilai memberikan masukan, agar program inovasi ini terus dikembangkan dan bermanfaat untuk masyarakat, karena yang sangat perlu dari semua itu adalah membangun kesadaran masyarakat, namun secara keseluruhan program inovasi dari Indera Kasuma dan Adil Nirwandi cukup bagus, nanti kita lihat hasilnya setelah membandingkan dengan program inovasi tenaga kesehatan di kabupaten lain, Tuturnya sekaligus menutup sambutannya.

Indera Kasuma setelah proses penilaian juga menuturkan, "Program inovasi di Puskesmas Sapala harus terus berjalan, harapannya semoga tahun akan datang semakin banyak tenaga kesehatan puskesmas Sapala yang lain yang membuat program inovasi, yang jelas tujuannya untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sapala",tutur bapak satu anak ini.

Foto : Foto bersama diakhir penilaian bersama Tim Penilai (dokpri).
Foto : Foto bersama diakhir penilaian bersama Tim Penilai (dokpri).
Sejalan dengan pemikiran Indera Kasuma, dilain tempat Adil Nirwandi menyampaikan "LISA-ABIL bisa di teruskan proses edukasinya, begitupun program-program yang lain, perlunya keterlibatan semua elemen, lintas sektor, kader dan tentunya kita sebagai tenaga kesehatan lebih semangat lagi dalam proses komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), agar program puskesmas lebih menyentuh permasalahan masyarakat. Akunya.

Dan pada esensinya, yang menjadi landasan program inovasi di gagas adalah untuk masyarakat, membangun kesadaran, merubah stigma, yang berujung pada perilaku masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat. Indera Kasuma dan Adil Nirwandi sudah memulai, kiranya akan banyak lagi tenaga kesehatan puskesmas Sapala yang lain yang akan  mengikuti jejaknya, untuk berinovasi tanpa henti, untuk Sapala Sehat, untuk Indonesia Sehat !

KONTEN MENARIK LAINNYA
x