Mohon tunggu...
Berty Sinaulan
Berty Sinaulan Mohon Tunggu... Penulis, Pewarta, Pelatih Pembina Pramuka, Arkeolog

Pewarta, Pelatih Pembina Pramuka, Arkeolog, Penulis, Peneliti Sejarah Kepanduan, Kolektor Prangko dan Benda Memorabilia Kepanduan, Cosplayer, Penggemar Star Trek (Trekkie/Trekker), Penggemar Petualangan Tintin (Tintiner), Penggemar Superman, Penggemar The Beatles

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Sehari Dapat Dua Hadiah

15 Mei 2019   20:18 Diperbarui: 15 Mei 2019   20:20 0 7 1 Mohon Tunggu...
Sehari Dapat Dua Hadiah
Hadiah kaus

Mendapatkan hadiah tentulah menyenangkan. Apalagi kalau dalam sehari mendapatkan dua hadiah. Itulah yang saya alami Rabu, 15 Mei 2019 ini. Pertama, hadiah dari seroang sahabat di Solo. Sama-sama menyukai kisah Petualangan Tintin (The Adventures of Tintin) karya komikus Herge asal Belgia, dan juga sama-sama menjadi bagian dari Komunitas Tintin Indonesia (KTI), sahabat di Solo itu menghadiahkan mangkuk cantik.

Mangkuk itu bergambar wajah Kapten Haddock. Dia adalah tokoh pendamping Tintin, seorang sahabat baik dari Tintin. Walaupun terkesan garang dengan berewoknya, apalagi ditambah sering mengumpat bila merasa kesal, Kapten Haddock sesungguhnya sama seperti Tintin, pembela kebenaran.

Kapten Haddock bahkan digambarkan oleh Herge sebagai seorang setia kawan dan rela berkorban untuk sahabatnya. Ketika suatu ketika dalam pendakian di Himalaya, untuk tidak menghambat pendakian Tintin, Kapten Haddock bahkan berteriak agar tali penghubung keduanya dipotong saja. Walaupun itu dengan resiko sang kapten akan jatuh ke dalam jurang.

Membuka hadiah berupa mangkuk Kapten Haddock, hadiah dari sahabat di Solo. (Foto: BDHS)
Membuka hadiah berupa mangkuk Kapten Haddock, hadiah dari sahabat di Solo. (Foto: BDHS)
Kapten Haddock juga sering membela Tintin dalam berbagai aksi petualangan mereka berdua, walaupun digambarkan kadang-kadang tingkahnya sering konyol juga. Apalagi kalau sang kapten sudah terpengaruh dengan minuman alkohol yang disukainya.

Sahabat saya di Solo itu pasti paham bahwa saya menyukai Kapten Haddock, lebih dari tokoh utamanya Tintin. Bahkan sejak akhir 2008 atau awal 2009, saya sering ber-cosplay menampilkan tokoh Kapten Haddock dengan kostum dan peralatan yang sebagian besar saya buat sendiri. "Ten thousand billion blisterling barnacles" atau yang populer dalam Bahasa Indonesia, "Sejuta topan badai", begitulah makian Kapten Haddock.

Saya ber-cosplay sebagai Kapten Haddock. (Foto: Komunitas Tintin Indonesia)
Saya ber-cosplay sebagai Kapten Haddock. (Foto: Komunitas Tintin Indonesia)
Bukan hanya hadiah dari sahabat di Solo itu. Saya juga mendapat hadiah lainnya. Kedua, ini adalah hadiah yang diberikan Kompasiana kepada 20 pengisi survei yang beruntung. Hadiahnya kaus Kompasiana dengan semboyannya Beyond Blogging, atau bisa diterjemahkan "lebih dari sekadar nge-blog".

Bila tak salah ingat, ini adalah kaus kedua yang saya dapatkan setelah Kompasiana menggunakan semboyan Beyond Blogging. Kaus pertama saya dapatkan dua tahun lalu, tepatnya pada 23 Februari 2017, ketika "Peluncuran Identitas Baru Kompasiana" yang diadakan di Gedung Kompas Gramedia, Jakarta Pusat. Setelah sebelumnya Kompasiana  menggunakan slogan atau semboyan Sharing & Connecting atau bisa diterjemahkan "Berbagi & Berhubungan", maka sejak 2017 semboyannya diubah menjadi Beyond Blogging. Perubahan juga terjadi pada logo Kompasiana itu sendiri. Senangnya dapat dua hadiah dalam sehari. Terima kasih sahabat di Solo, terima kasih Kompasiana.