Mohon tunggu...
Anjar Anastasia
Anjar Anastasia Mohon Tunggu... Penulis - ... karena menulis adalah berbagi hidup ...

saya perempuan dan senang menulis, menulis apa saja maka lebih senang disebut "penulis" daripada "novelis" berharap tulisan saya tetap boleh dinikmati masyarakat pembaca sepanjang masa FB/Youtube : Anjar Anastasia IG /Twitter : berajasenja

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Kamu Hidup dengan yang Lain

7 Juli 2021   08:31 Diperbarui: 7 Juli 2021   08:33 69 5 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kamu Hidup dengan yang Lain
gambar dan pengolahan dokpri

Pesanan saya baru dibuat. Sambil nunggu saya menyingkir dari yang memasak.
Berjarak gitu
Biasanya di sini ada banyak tempat duduk buat yang makan di tempat. Tapi, sudah sejak hari pertama PPKM Darurat cuma ada satu meja dan 3 kursi. Itu juga di pojokan.
Kalau nggak perhatian, kelewat liat.

Di samping tempat saya berdiri, ada kios rokok.
Yang punya kios ada di depan pintu kios. Dia sedang mengobrol dengan seseorang di luar. Mungkin pelanggannya.
Kepalanya sesekali nongol keluar sebagai tanda dia memperhatikan orang yang ngajak dia ngobrol itu.

Si pelanggannya ini sedang ngomong dengan semangat sekali.
Masker di dagu.
Telinga saya nggak tertarik mendengar lebih jauh.
Tapi karena suaranya keras dan semangat 45 gitu, ya mau nggak mau kebagian deh kira-kira apa yang diomongin itu.

Bapak itu sedang semangat menceritakan bagaimana proses swab kepada pemilik kios. Entah karena sudah pernah atau kira-kira saja, nggak jelas.
Dia juga menyebut harga melakukan tes itu.
Lalu menghitung kurang lebih sehari ada berapa kali tes, dikali berapa tempat, se-Indonesia dan ketemulah hasilnya.
Dari hasilnya yang katanya berapa milyar sehari itu mestinya bisa membuat pemerintah menjamin kebutuhan rakyatnya selama PPKM Darurat.

Kalau dari nada kalimatnya, dia seperti berkesan memaksa si pemilik kios setuju dengan semua yang dia bilang tadi. Dia ingin ada orang yang sepemikirannya.
Makanya dia demikian semangat.
Lama-lama, mungkin kecapean ngomong penuh energi gitu, dia pun duduk di bangku kecil yang kebetulan posisinya dekat banget dengan pemilik kios.
Meski pakai masker, mas pemilik kios seperti takut gitu pas tahu pelanggannya duduk dekat dengannya.
Dia makin masuk ke dalam kios.
Lha tapi si bapak makin dekati si mas seperti ingin melanjutkan pembicaraan dengan lebih intens.
Mungkin juga sudah cape teriak-teriak hehe...

Pesanan saya kelar.
Pembayaran beres, segera keluar dari areal itu.
Semoga mas pemilik kios baik-baik saja.
Dan, si bapak pelanggan yang penuh semangat juga selalu sehat ya Pak...
#katanjar #anj2021

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN