Mohon tunggu...
Bens Benedicts
Bens Benedicts Mohon Tunggu... Jendela Hati
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Adventures untuk Kata Hati sesama

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Erwin RJ: Merajut Asa Pemuda

14 Oktober 2019   15:48 Diperbarui: 14 Oktober 2019   16:09 0 0 0 Mohon Tunggu...
Erwin RJ: Merajut Asa Pemuda
foto: erje - dok.pri

Siapa yang bisa menduga kehidupan ini akan berubah. Demikian juga dengan Erwin Rahmat Josandi atau yang akrab disapa ErJe ini, bisa menjadi seorang PNS.

Keseharian ErJe berkantor di Kantor Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon Jawa Barat, dikenal sebagai organisatoris, baik dikalangan pemuda maupun masyarakat. Kearifan dan bijak adalah salah satu enerji yang dimilikinya.

Dan siapa sangka pria kelahiran Karawang - 25 April 1976, ayah dari Sheren Rahmania Josandi dan
Rayhan Josandi, serta suami Ida Ayu Yulianti lulusan STPDN tahun 2004 yang juga seorang PNS Kasubag Kelembagaan Pemerintah Kota Cirebon, mengawali kecintaan pada organisasi saat dia menjadi anggota Paskibraka Kota Cirebon tahun 1993.

Kegigihan sosialiasi ke-paskibra-an, dia geluti dari sekolah ke sekolah melalui perjuangan berjalan kaki, numpang kendaraan umum, tanpa upah apapun. 

Suatu pengabdian yang besar dalam membangun Paskibraka Kota Cirebon pada saat itu, yang penuh dinamika. Pengabdian itu menjadi pondasi sebagai motivasi organisatoris yang baik.

Tidak mudah memang, merintis suatu jati diri, perjalanan panjang didalam ranah kepemudaan sangat kompleks. Namun dia tetap ErJe, yang selalu tertantang dengan keadaan tanpa kenal lelah.

Beberapa dekade setelah berkutat membesarkan Paskibraka dan organisasi Purna Paskibraka Indonesia Kota Cirebon, dia memantapkan langkah memasuki dunia organisasi masyarakat.

Prinsipil nrimo ing pandhum, dia berhasil meraih perhatian organisasi-organisasi kepemudaan kota Cirebon, dengan dikukuhnya sebagai Ketua KNPI Kota Cirebon.
Tak tanggung, dua periode dia jalankan amanat itu yaitu Periode I 2008-2011 dan Periode II 2012-2015.

ErJe yang baru saja sukses menyandang gelar Strata 1 Hukum Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Kota Cirebon sama sekali tak menduga karir organisasi bisa dia jalani dan dikenal di Jawa Barat.

ErJe sangat prihatin dengan kondisi kepemudaan sekarang ini, begitu lemahnya tergusur oleh hedonisme - individualisme - egoisme.

Berbagai upaya dia lakukan untuk bisa merubah itu, namun semua dikembalikan pada kerja keras pemerintah daerah maupun pusat, agar menjadi motorik dalam tatanan politik secara utuh bukan jargonisme.

Menurutnya, keutuhan Pancasila harus menjadi dasar atau fundamen yang kuat, karena lima sila itu sudah bisa menjabarkan rumusan bagaimana nasib negeri ini dimasa mendatang.
Rasa tepo sliro sekarang ini sudah mulai pupus, orang lebih banyak melihat framing yang jauh, sementara dengan lingkungan sendiri tak peka.

Harapannya, pemuda sekarang ini banyak dituntut, seharusnya pemuda dituntun dan diarahkan, melalui pentingnya roh nasionalisme dengan sikap dari senior-seniornya. Agar lebih tercipta kondisi yang logis di era Revolusi Industri 4.0.

Kota Cirebon, memang sangat peka urusan kepemudaan, dengan sifat geografis heterogen serta kulturnya yang beragam, sulit bagi seseorang yang tidak bahkan belum mengenal kota ini. 

Gesekan kehidupan baik internal maupun politis mempunyai dampak yang luas, peran kepemudaan sangat diperlukan. Dan ErJe mampu membuktikan sebagai mediator organisatoris yang mumpuni dan baik, menciptakan suasana kondusif.

ErJe hanya bisa menerawang jauh melalui rajutan asa nya, pemuda akan tetap membara semangatnya dengan ruh Pancasila