Mohon tunggu...
Bens Benedicts
Bens Benedicts Mohon Tunggu... Jendela Hati
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Adventures untuk Kata Hati sesama

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Traveloka Bantah Ingin Ganti Nama Bandara Soekarno-Hatta

18 September 2019   21:03 Diperbarui: 18 September 2019   21:06 0 0 0 Mohon Tunggu...
Traveloka Bantah Ingin Ganti Nama Bandara Soekarno-Hatta
screenshot-2019-09-18-21-02-27-5d8239310d82303c2530cd82.png

Kita akhirnya menjadi latah, sedikit-dikit tentang Aseng dan Asing. Dan kitapun menjadi 'lupa' sejak jaman awal pemerintahan Bung Karno kita tidak murni lagi menjadi Bangsa Indonesia, campur tangan asing sudah dimulai dan terus berlanjut hingga akhir Order Baru yang seakan menjadi warisan hingga sekarang.Kini kita dibuat ramai dengan munculnya brand-brand bernada asing yang akhirnya menjadi bumerang buat pemerintah.

Kasus rambu di Bandara Soetta keterlibatan pihak lain menjadi pemicunya, yang sebenarnyapun kita akui bahwa Kementrian Perhubungan mengikari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 22 Tahun 2005 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Mengenai Rambu-rambu di Terminal Bandar Udara sebagai Standar Wajib.

Bebas-bebas saja dengan dalih co-branding yang saling menguntungkan, namun yang dimaksud adalah menguntungkan bagi pihak siapa ?


Kita bicara pemerintah yang melakukan sponsorship tersebut, secara otomatis dan sistematis menguntungkan untuk rakyat.
Simbolisme keterlibatan sponsorship yang akhirnya berdampak luas opini pro dan kontra ini, secara umum sangat diperlukan sebagai acuan komunikasi persaingan bisnis dan berkembangnya ekonomi, namun apapun penempatan nama sebaiknyapun pemerintah menyikapi dengan arif dan bijaksana, tanpa mengurangi esensi dan kewibawaan pemerintah sesuai dengan peraturan yang ada dan sah.


Meskipun akhirnya pihak Angkasapura II berikan klarifikasi. Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi menegaskan tidak ada pergantian atau penambahan nama pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) maupun Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 di bandara tersebut.

"Kami tegaskan tidak ada pergantian dan penambahan nama. Nama bandara tetap Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan nama terminal tetap Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Seluruh kegiatan operasional juga dilakukan oleh Angkasa Pura II," tegas Agus.

Adapun, menurut Agus, kerja sama co-branding dengan Pegipegi di Terminal 1 dan Traveloka di Terminal 2 hanya sebatas pemanfaatan ruang komersial di kedua terminal tersebut. Co-branding bertujuan untuk meningkatkan brand equity seluruh pihak yang bekerja sama.
Yang dalam hal inipun senada diungkapkan oleh pihak Traveloka pun ikut angkat bicara. Public Relations Director, Traveloka Group, Sufintri Rahayu, menegaskan bahwa pihaknya tidak ada rencana mengganti nama Terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Kami tegaskan kembali bahwa, tidak ada rencana dalam kerja sama co-branding ini untuk melakukan pergantian nama Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menjadi nama apapun," katanya

Dan Indonesia bukanlah supermarket yang siap saji dan komplit untuk dijajakan, yang gampang pula diolah statement pemerintah yang selalu membingungkan menjadikan kita
merasa hidup menjadi keterasingan.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x