Mohon tunggu...
Swarna Hati
Swarna Hati Mohon Tunggu... Tukang Parkir

seorang wanita biasa yang belajar menyusun kisah lewat larik aksara

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Pada Cermin Bisu

11 Juli 2019   10:17 Diperbarui: 11 Juli 2019   10:23 0 15 4 Mohon Tunggu...
Pada Cermin Bisu
Tangkapan layar pinterest

Kepadamu dalam cermin bisu

Pesanku tak akan sampai pada tiap syaraf yang kaku

Pesanku pasti hanya bagai angin lalu

Pesanku bukan yang utama bagimu

Pesanku hanya gulma dalam kotak surat usangmu

Pesanku jatuh bersama gugurnya daun-daun kehidupan semu

Penolakanmu lebih tajam dari sembilu

Aku telah kehilangan malam, aku kehilangan pagi, aku kehilangan siang, bahkan senjapun tak mampu kuraih.

Takkan kukirim lagi pesan padamu, tak ada tinta emas seperti kau mau

Biar pesan yang kutulis dengan tinta darah segar menumpuk dalam laci-laci kesunyian

Terima kasih atas robeknya hati ini

Terassepi, 11 Juli 2019

swarnahati

KONTEN MENARIK LAINNYA
x