Mohon tunggu...
Swarna Hati
Swarna Hati Mohon Tunggu... pemirsa

Hm hm hm

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Menyusun Serpihan Hati

14 Mei 2019   15:25 Diperbarui: 14 Mei 2019   15:40 0 14 8 Mohon Tunggu...
Puisi | Menyusun Serpihan Hati
Sumber pixabay.com

Menyusun Serpihan Hati

Pintu sudah kututup rapat, jendela kacapun kubiarkan buram
Aku tak mau memandang indahnya di luar sana
Kupalingkan pandangan
Atau lebih baik terpejam

Aku belum butuh cahaya bening yang memancar
Kadang sinar mentari menusuk menyilaukan mata. Sakit
Sendiri dalam remang kesunyian menyusun serpihan hati yang berserak adalah sebuah pilihan

Aku takut mataku akan terluka melihat keceriaan di luar sana karna bukan untukku
Aku takut hati akan lebih tercabik tanpa berdarah itu mengotori jiwaku

Sementara biar dalam ceruk sunyi bersama nyala lilin yang meremang menuju keheningan
Mencoba berdamai dengan luka
Hingga lupa bahwa kau pernah ada



Merasaentah, 14052019
Swarnahati

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x