Mohon tunggu...
Benedict GautamaUtama
Benedict GautamaUtama Mohon Tunggu... Lainnya - Siswa SMA

Seorang siswa SMA yang hobi menulis blog

Selanjutnya

Tutup

Worklife

Kupas Tuntas Mengenai Aktuaria

25 September 2022   22:37 Diperbarui: 25 September 2022   22:51 108 3 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Worklife. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Prospek Kerja Seorang Aktuaris, Apakah Menjanjikan?

Dalam waktu 20 tahun mendatang, pekerjaan seorang aktuaris akan semakin canggih diiringi perkembangan teknologi yang pesat. Dalam melakukan perhitungannya, seorang aktuaris dilengkapi dengan peralatan yang memadai. Dengan demikian, pekerjaan seorang aktuaris akan dimudahkan dengan kehadiran teknologi. Salah satu contog dari hal tersebut adalah kehadiran superkomputer yang mampu mengeksekusi hitungan dan algoritma yang masif dalam waktu yang singkat.

Selain itu, hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan tidak akan pernah hilang di masa depan. Setiap orang, perusahaan, maupun institusi membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik. Pengelolaan dalam skala yang besar membutuhkan bantuan dari seorang aktuaris, membuat profesi tersebut menjadi salah satu profesi yang paling menjanjikan di masa depan. 

Prospek kerja seorang aktuaris dapat dikatakan menjanjikan mengingat perkembangan teknologi dan informasi yang akan dihadapi selama 20-30 tahun kedepan. Menjadi seorang aktuaris tidaklah mudah. Ada faktor eksternal dan internal yang perlu dikuasai. Contoh dari faktor eksternal adalah mengikuti sertifikasi dan ujian aktuaris. Di sisi lain, faktor internal meliputi kemampuan problem solving, matematika, bernalar, dan statistik. Kemampuan tersebut diperlulan mengingat ilmu aktuaria menggabungkan ilmu komputer, matematika, dan statistika untuk menganalisis risiko keuangan pada suatu badan usaha.

Referensi :

Mengenal Aktuaris Lebih Dalam

Pekerjaan seorang aktuaris dapat dianalogikan dengan nahkoda. Seorang nahkoda kapal bertanggung jawab untuk memastikan seluruh penumpang yang dibawanya sampai ke tujuan dengab selamat. Untuk mencapai hal tersebut, seorang nahkoda harus memperhitungkan dan memprediksi ketinggian ombak, cuaca yang akan dihadapi, dan pilihan rute untuk melintasi lautan yang luas. Perhitungan yang dilakukan harus dieksekusi dengan cermat dan sesuai rencana agar tidak menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sama halnya dengan aktuaris, seorang aktuaris bertanggungjawab terhadap uang-uang yang diinvestasikan dari klien maupun perusahaannya untuk memberikan keuntungan. Untuk melaksanakan hal tersebut, seorang aktuaris harus dibekali dengan kemampuan matematika dan analisis yang memadai sehingga mampu memperkirakan pergerakan pasar, risiko investasi, dan susunan portofolio agar dapat memberikan keuntungan terbesar bagi kliennya dan menghindari kerugian.

Melansir dari artikel* yang ditulis oleh Scott Seely, seorang arsitek perangkat lunak yang bekerja di Microsoft, artikel ini membahas mengenai lingkungan kerja dan perjalanan seorang aktuaris. Profesi aktuaris sendiri merupakan seorang ahli dalam pengaplikasian ilmu matematika, probabilitas, dan statistika untuk menilai suatu resiko pada perusahaan. Regulasi baru terkait dunia finansial menyebabkan tingkat permintaan aktuaris menjadi semakin tinggi untuk mengkalkulasikan risiko-risiko baru yang muncul. Scott menggambarkan bagaimana kegunaan ilmu aktuaria untuk digunakan sebagai permodelan pasar finansial dan analisis risiko.

Referensi :

Lantas, Apa Arti dari Aktuaria itu Sendiri?

Mengutip dari salah satu artikel* yang ditulis oleh Firman, seorang Humas Ditjen Dikti Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, aktuaria sendiri merupakan suatu ilmu yang menggabungkan ilmu matematika, statistika, dan probabilitas untuk menentukan risiko dari suatu industri dan menentukan strategi manajemen yang tepat sesuai profil perusahaan. Seorang aktuaris harus memiliki kompetensi memadai pada pelajaran matematika dan merupakan lulusan jurusan IPA. "Seorang aktuaria dituntut untuk memiliki pemahaman menyeluruh mengenai kondisi perekonomian nasional dan spesifik serta mampu memadukan informasi tersebut dengan profil institusi yang akan dianalisis" ungkap Evan Chandra, seorang mahasiswa program studi S1 Ilmu Aktuaria Universitas Indonesia Tujuan utama dari pembuatan artikel untuk menginformasikan lingkungan kerja dan hal-hal yang akan dihadapi sebagai seorang aktuaris. Penggunaan ragam bahasa pada artikel ini bersifat kasual dan mudah dipahami karena tidak menggunakan kosakata yang sulit. 

Secara garis besar, aktuaria merupakan ilmu yang menerapkan matematika dan statistika dalam mengelola risiko keuangan. Ilmu aktuaria menerapkan studi peluang, matematika, statistika, keuangan, asuransi, hingga dasar-dasar keuangan (Oliver, 2021). Ilmu ini berfokus pada ilmu matematika asuransi untuk memecahkan persoalan keuangan di masa mendatang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan