Mohon tunggu...
Bella NurLaelatul
Bella NurLaelatul Mohon Tunggu... Mahasiswi

Artis kidul gunung

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Pengertian Filsafat Pendidikan Eksistensialisme beserta Tokoh-tokoh Pemikirannya

30 April 2020   16:15 Diperbarui: 30 April 2020   16:13 4 0 0 Mohon Tunggu...

Assalamualaikum wr wb

Langsung saja disini saya akan jelaskan pengertian dan tokoh dari pemikiran filsafat pendidikan eksistensialisme

A. Pengertian

Eksistensialisme berasal dari ka'eks" yang berarti di luar, sedangkan "sistensi" yang berarti berdiri atau menempatkan sedangkan "isme" berarti paham atau ajaran. Eksistensialisme didefinisikan sebagai suatu usaha untuk memfilsafatkan sesuatu dari sudut pandang yang berbeda di dari sang pelaku, dibandingkan dengan tradisional, yaitu dari segi penelitiannya. Pada hakikatnya ialah aliran filsafat mrmiliki tujuan mengembalikan keberadaan umat manusia sesuai dengan keadaan hidup,asasinya yang dimiliki dan dihadapi manusia itu sendiri. Eksistensialisme ialah filosofi yang berpaham pada tiap tiap orang harus menciptakan suatu makna didalam semesta yang kacau, dan tampak hampa ini
B. Tokoh-tokoh filsafat pendidikan eksistensialisme
1. Jean Paul sartre (1905-1980)
Jean Paul sartre ialah salah satu tokoh eksistensialisme yang berasal dari Prancis beliau menyatakan bahwa eksistensi lebih dulu esensi. Konsekuensi dari filsafat pendidikan eksistensialisme bahwa kehadiran manusia didunia tanpa tujuan khusus, sartre juga mengajarkan bahwa manusia tidak ada paksaan atau pemaksaan didalam hidupnya.
2. Karl theoder Jaspers(1883-1869)
Beliau ialah filusuf yang berasal dari Jerman. Beliau juga memiliki pemikiran sangat penting dalam upaya memperbaiki secara nyata untuk menjadikan manusia yang utuh dan menjadi manusia yang sebenarnya. Ketika manusia memiliki kedudukan sama seperti tuhan. Jaspers juga bertujuan mengembalikan manusia pada dirinya sendiri.
3. Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Friedrich Nietzsche ialah filusuf abad ke 19 yang berasal dari Jerman beliau dikenal sebagai filusuf yang menyerang kepada ktistianitas dan moralitas tradisional pada zamannya. Beliau memandang kebenaran yang dikenal dengan filsafat prespekttif.
Sekian pemaparan dari saya bila ada kesalahan kata maupun penulisan saya sebagai penulis memohon maaf yang sebesar besarnya. Selamat membaca semoga bermanfaat
Wassalamu'alaikum wr wb

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x