Mohon tunggu...
Budi Christanto
Budi Christanto Mohon Tunggu... Blogger at day, gamer at night

Simple man with writing as his hobby, aside from other things such as binge-watching tv series, reading books, and 24/7 non-stop gaming.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Barru dan Takalar, "Kota Udang" Selanjutnya di Indonesia!

19 Februari 2020   14:44 Diperbarui: 19 Februari 2020   14:41 9 0 0 Mohon Tunggu...

Udang sedari dulu telah menjadi produk perikanan yang paling banyak diekspor. Permintaan udang dunia menjadi salah satu pendongkrak pesatnya industri udang di Indonesia. Pentingnya fokus kepada industri perikanan khususnya sektor udang. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhi Prabowo memastikan bahwa kementeriannya turut mendukung kemajuan sektor perikanan terutama sektor udang agar memastikan terciptanya sebuah iklim investasi yang kondusif dalam membangun sumber daya laut yang berkelanjutan.

Edhi Prabowo menambahkan bahwa dia dan seisi Kementerian sangat terbuka untuk membangun integrasi antara pemerintah pusat, daerah dan perusahaan-perusahaan swasta. Dia juga optimis dapat membangun sektor kelautan dan perikanan dengan maksimal. 

Perlunya strategi dan kerjasama antara pemerintah, nelayan, perusahaan swasta untuk mendongkrak sektor perikanan. Edhi juga menambahkan bahwa potensi sektor udang sangat besar, terutama di Kabupaten Barru dan Takalar. Kedua lokasi ini dapat menjadi role model dan menjadi "kota udang" selanjutnya di Indonesia.

Udang yang paling laris adalah Vaname, dan Kabupaten Barru dan Takalar telah menggunakan program penumbuhan ekosistem yang lebih maju sehingga memberikan hasil yang lebih berkualitas serta kuantitas yang tinggi.

Untuk menjual produk perikanan dan kelautan seperti udang juga sudah semakin mudah. Khususnya dengan bantuan aplikasi seperti Ekosis yang memberikan kemudahan bertransaksi dengan skala yang sangat besar. Perkembangan teknologi digital sangat membantu setiap pelaku agribisnis untuk bertransaksi lebih cepat. 

VIDEO PILIHAN