Mohon tunggu...
Bayu Seto
Bayu Seto Mohon Tunggu... Mahasiswa

Tugas akhir semester

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Tetap Produktif saat Pandemi dengan Budidaya Ikan Hias

5 Agustus 2020   23:15 Diperbarui: 5 Agustus 2020   23:06 18 0 0 Mohon Tunggu...

Koi, Cupang, Koki, Arwana, Manfis, serta Guppy merupakan beberapa jenis ikan hias air tawar yang sangat sering kita budidayakan dan diperdagangkan secara luas di Indonesia. 

Budidaya ikan sendiri memiliki arti usaha pemeliharaan dan pengembangbiakan atau organisme air lainnya. Budidaya ikan juga sering kita sebut sebagai akuakultur. 

Saat awal pandemic Covid-19, pembudidayaan ikan di beberapa daerah sempat merosot karena sepinya pembeli namun hal ini tak berlangsung lama karena beberapa penangkaran ikan hias mulai kembali mendapat peminat dengan jumlah pesanan yang tidak sedikit.

Sebenarnya, manfaat apa yang bisa kita dapatkan jika kita membudidayakan ikan hias? Berikut adalah manfaat yang dapat kita terima, diantaranya adalah menjadikan budidaya ini sebagai bisnis yang ternyata memiliki potensi yang luas. 

Beberapa petani yang awalnya membuka bisnis budidaya ikan konsumsi seperti lele juga guramih akhirnya beralih dengan menjadi pembudidaya ikan hias karena melihat peluang yang cukup menjanjikan serta tidak membutuhkan modal yang terlalu besar. 

Selain untuk berbisnis, budidaya ikan hias juga dapat menjadi sarana pengobatan/terapi bagi anak yang menderita austism seperti yang kita ketahui bahwa penderita autism biasanya memiliki tingkat emosional yang tinggi oleh karena itu ikan hias dapat menjadi sarana bagi mereka untuk menetralkan emosinya.

Pemeliharaan yang sesuai dan telaten akan membuat nilai jual ikan hias melambung tinggi. Nampaknya sepele namun, kegiatan ini ternyata berhasil menjadi salah satu komiditi ekspor nonmigas yang juga menyumbang devisa negara yang cukup tinggi.

Jika Anda tertarik, lantas bagaimana langkah-langkah untuk memulai budidaya ikan hias? Berikut adalah beberapa langkah yang bisa menjadi acuan Anda untuk memulai usaha budidaya ikan. 

Pertama, penentuan lokasi, hal ini penting mengingat Anda harus memiliki akuarium yang suhunya terkontrol agar tetap terjaga dan terhindar dari sinar matahari secara langsung suhu yang biasa digunakan dalam pembudidayaan ikan hias ialah kisaran 30 derajat celcius, Anda juga harus memperhatikan tingka oksigen kolam yakni kisaran 3 ppm dengan tingkat keasaman air pada PH 7. 

Kedua, yang tak kalah penting ialah pemilihan jenis ikan, jenis ikan hias sangat beragam tentunya dengan spesifikasi perawatan yang berbeda-beda, Anda wajib mengetahui kapan ikan tersebut mencapai usia untuk menetaskan telurnya hingga usia penjualan ikan yang tentunya berbeda-beda. 

Ketiga, setelah Anda mengetahui jenis ikan untuk di budidayakan maka Anda harus mengetahui tentang pemberian makan, umumnya ikan hias menyukai serangga kecil yang biasa kita sebut plankton, untuk keseimbangan gizi Anda juga perlu memberikan pakan yang mengandung vitamin yang bisa dibeli dari pabrik. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN