Mohon tunggu...
Very Barus
Very Barus Mohon Tunggu... Writer, Traveler, Photographer, Videographer

Seorang mantan jurnalis yang masih cinta mati dengan dunia tulis menulis sehingga bisa menelurkan 7 buah buku. Suka traveling kemana saja. Suka mendaki gunung karena sejatinya kehidupan itu seperti mendaki gunung. Tiga tahun terahir suka dengan dunia videography, suka editing video dan menciptakan video yang layak untuk di tonton. semua ada di channel Youtube saya. sehingga menelurkan channel youtube (www.youtube.com/verybarus).

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Pengalaman Pertama Donor Plasma Konvalesen, Ternyata seperti Ini Prosedurnya

1 Maret 2021   17:20 Diperbarui: 2 Maret 2021   20:45 951 16 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pengalaman Pertama Donor Plasma Konvalesen, Ternyata seperti Ini Prosedurnya
Menunggu giliran pemeriksaan dan donor plasma (Foto: Dokumentasi pribadi)

Sebagai penyintas Covid-19, sebenarnya sudah lama saya ingin mendonorkan plasma saya. Apalagi, saya paham betul bagaimana pasien Covid-19 yang terbaring tak berdaya di ruang ICU membutuhkan donor plasma demi kesembuhannya. Hanya saja, keinginan tersebut selalu ada kendala. 

Waktu dinyatakan saya sudah negatif dari Covid-19, saya ingin langsung mendonorkan plasma saya. Ternyata prosedurnya harus 3 minggu setelah negatif. Sampai akhirnya setelah lebih dari 3 minggu, saya kembali disibukkan dengan aktivitas sampai akhirnya kelupaan mendonorkan plasma.

Pada 28 Februari kemarin, saya datang ke PMI untuk mendonorkan plasma. Kebetulan ada teman yang juga ingin donor darah regular, ya sekalian saja ke sana. 

Ternyata tidak semudah mendonorkan darah regular. Kita harus melakukan perjanjian dulu sehari sebelumnya. Juga kita harus menunjukkan bukti kalau kita pernah dinyatakan positif Covid-19 hingga negatif melalui surat atau foto. 

Kebetulan, file surat positif & negatif sempat saya abadikan (foto) dan masih tersimpan di file hape saya. Saya tinggal mengirim foto surat hasil positif dan negatif Covid-19 ke tim medis yang bertugas di PMI.

Kemudian, saya mengisi data untuk melengkapi formulir yang sebelumnya sudah ada. Kebetulan, saya juga rutin melakukan donor darah, jadi data-data saya masih tersimpan di database PMI.

Setelah melengkapi data, tim medis pun melakukan mencocokkan jadwal, kapan saya punya waktu donor plasma. Maka kesepakatan pun dibuat tanggal 1 Maret 2021, pagi hari pukul 08:00 WIB.

Sebelum meninggalkan ruangan, tim medis berpesan agar saya menghindari begadang dan makan daging pada malam hari untuk menghindari pengentalan darah saat donor dilakukan. 

Juga, dianjurkan tidur yang cukup dan puasa alias tidak makan dari malam hingga dilakukannya donor plasma (makan tidak boleh, minum air putih diperbolehkan).

Baiklah...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x