Mohon tunggu...
Haji Dwi Sugiarto
Haji Dwi Sugiarto Mohon Tunggu... Bergerak Berjuang Ber-Demokrasi

Tiyang Jawi nembe Sinau lan Nyinauni Jawi supados Njawani. Rawe-rawe rantas malang-malang putung.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi: Wajarlah Siklus Hidup

19 Juni 2020   10:25 Diperbarui: 19 Juni 2020   10:28 18 9 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Wajarlah Siklus Hidup
Katak Terbang/dokpri

Berudu

Kecebong

Anak Katak

Katak 

Bertelur lagi menetas jadi berudu seterusnya ...

Manusia dalam rahim 

Sperma dan telur dikandung bunda

Menyatu karena semangat ayah yang sadar akan karunia-Nya

Disatukan - Nya tanpa bisa memilih telur yang mana

Terima pasrah atas arahan - Nya 



Batas waktu tak jauh sembilan bulan sepuluh hari sempurna

Sperma telur dsatukan jadi darah

Darah tumbuh jadi daging

Daging berisi organ dalam juga tulang

Empat bulan ditiupkan napas ruh dari - Nya  



Tumbuh sempurna Sang Jabang Bayi

Sembilan bulan sepuluh hari penderitaan bahagia Sang Bunda

Ooo  eeeeyyyy tangisan kaget sang jabang bayi

Gembiranya orang tua juga saudara menerima suka cita bahagia

Cinta kasih yang terpadu telah berbuah manis Harapan Bahagia selalu 

Alhamdulillah kalimat yang pantas atas semua-Nya. 



Gandaria, 19 Juni 2020

Haji Dwi Sugiarto


VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x