Mohon tunggu...
Bang Auky
Bang Auky Mohon Tunggu... Freelancer - KBC 54|Kompasianer Brebes Jateng| Golet Jeneng Disit Mengko Jenang Teka Dewek

Pariwisata adalah locomotif ekonomi baru dimana banyak gerbong yang mengikuti dari UMKM, Transportasi, Pemandu Wisata, Hotel dan Restoran, Seniman, Souvenir dan mitra-mitra pariwisata yang lain.

Selanjutnya

Tutup

Parenting Pilihan

Anak-anak Selalu Meniru dari Apa yang Dilihat dan Didengar

22 September 2022   22:33 Diperbarui: 22 September 2022   22:52 33 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Anak-anak adalah perekam dan peniru yang hebat. Apa yang dia dengar dan lihat selalu ditiru tanpa pernah tahu itu baik atau tidak. Karena yang berbicara adalah orang tua atau yang lebih tua, maka dengan gamblangnya diperagakan dan diucapkan. Sebagai orang tua kita harus ekstra hati-hati untuk bertingkah, bertindak dan berbicara didepan anak-anak. Jangan sampai anak-anak kita menjadi dewasa sebelum waktunya. 

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi

Apa yang seharusnya kita lakukan untuk anak-anak kita, agar menjadi anak-anak yang baik tingkah laku dan budi pekertinya. 

1. Jangan suka berbohong. 

Sekecil apapun jangan suka berbohong kepada anak-anak, karena jika itu dilakukan maka anak-anak tidak akan percaya kepada kita. Sebagai contoh ketika kita bepergian biasanya kita tidak mengatakan sesungguhnya dengan tujuan biar anak-anak tidak ikut. Tetapi jika itu dilakukan maka anak-anak tidak akan percaya lagi. Tetapi kalau kita  berbicara apa adanya maka anak-anak akan menaruh kepercayaan kepada kita. 

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi

2. Jangan berkata tidak ada tetapi sesungguhnya ada. 

Sering kali ketika anak-anak meminta sesuatu kepada kita seperti uang kita bilang tidak ada. Hal tersebut dilakukan untuk  membatasi anak-anak karena sering meminta uang atau jajan terus. Biasanya mereka menggunakan trik menangis untuk meluluhkan orang tua agar mengabulkan. Jika kita mengabulkannya maka anak-anak selalu merengek kalau kita bilang tidak. 

3. Jangan bicara kasar atau jorok didepan anak-anak. 

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Parenting Selengkapnya
Lihat Parenting Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan