Mohon tunggu...
Bang Aswi
Bang Aswi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Blogger Bandung | Kompasianer Bandung

Seorang penggila olahraga, tukang ulin, dan desainer yang menggemari dunia kepenulisan. Aktif sebagai pengurus di FLP, Admin Kompasianer Bandung, dan Ketua #BloggerBDG | Kontak: bangaswi@yahoo.com | T/IG: @bangaswi ... ^_^

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Pisang, Buah Favorit saat Bersepeda

13 Juli 2021   07:40 Diperbarui: 14 Juli 2021   22:51 205 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pisang, Buah Favorit saat Bersepeda
Foto : Wallpaper Flare | Edit Teks : Bang Aswi

Sosok itu suka sekali dengan bersepeda. Bagi yang sudah mengenalnya, mereka pasti akan langsung menganggukkan kepala. Kalau pas lagi bertemu, satu pertanyaan yang sering dilontarkan adalah, "Paling jauh sepedaan kemana sih, Bang?" Atau yang paling umum ditanyakan juga, "Bagusnya saya membeli sepeda apa ya, Bang?"

Alhamdulillah kegiatan bersepeda yang sudah rutin dijalankan sejak 2005 ini membuatnya makin bugar dan mengenal beberapa lokasi yang menawan. Saat bersepeda, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah perbekalan. Ini penting karena bisa jadi daerah yang akan dituju adalah termasuk kawasan antah-berantah, alias daerah yang minim warung. 

Kalau jaraknya dekat, cukuplah dengan sebotol air minum. Kalau lumayan jauh seperti antar-kota, barulah sosok itu membawa perbekalan seperti cokelat dan pisang. Cokelat mengandung karbohidrat yang merupakan sumber energi bagi tubuh.

Pisang juga mengandung karbohidrat yang tinggi. Jauh lebih baik karena masih alami dibanding cokelat yang sudah melalui proses pengolahan. Pisang pun mudah dicerna sehingga zat-zat yang dibutuhkan akan segera diserap dengan baik oleh tubuh. Otomatis pisang dapat memberikan energi tambahan saat bersepeda. 

Oya, selain karbohidrat, pisang juga mengandung kalium, yaitu elektrolit yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap normal dan meningkatkan fungsi jantung.

Buah Pisang Kaya Akan Nutrisi

Salah satu alasan mengapa sosok itu lebih memilih buah pisang dari pada makan berat (nasi dan lauk pauknya) saat bersepeda adalah waktu penyerapan. Nasi atau umbi-umbian memang mengandung karbohidrat lebih tinggi tetapi waktu penyerapannya lama. Makanan itu harus tersimpan agak lama di lambung sehingga menimbulkan efek yang tidak diinginkan saat bersepeda, yaitu ngantuk dan berat di perut. Aseli! Nggak nyaman banget.

Akan tetapi, memang pada dasarnya sosok itu pecinta buah. Tidak hanya pisang, dia suka jambu kristal, nanas, semangka, anggur, pepaya, mangga, durian, manggis, rambutan, dan lain sebagainya. 

Makanya dia merasa aneh kalau ada orang yang tidak suka makan buah-buahan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016, konsumsi buah di Indonesia berada pada angka 67 gram per hari. Ini rendah banget, padahal produksi buah-buahan begitu berlimpah.

Ya sudah, lupakan mereka yang tidak suka buah-buahan. Namun, sosok itu percaya kalau mayoritas orang Indonesia itu pasti suka dengan pisang. Pisang bisa dibilang adalah buah-buahan khas Indonesia dan tidak mengenal musim. 

Oleh karena itu pisang bisa dianggap sebagai pilihan tepercaya semua warga, dari balita sampai para orang tua. Pisang itu mengandung vitamin C, B6, mineral (magnesium, kalium, tembaga, mangan), kaya akan antikosidan, dan seterusnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x