Mohon tunggu...
Bang Aswi
Bang Aswi Mohon Tunggu... Blogger Bandung | Kompasianer Bandung

Seorang penggila olahraga, tukang ulin, dan desainer yang menggemari dunia kepenulisan. Aktif sebagai pengurus di FLP, Admin Kompasianer Bandung, dan Ketua #BloggerBDG | Kontak: bangaswi@yahoo.com | T/IG: @bangaswi ... ^_^

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Ayah Hebat, Sang Pendamping Bunda Hebat

18 April 2020   18:19 Diperbarui: 19 April 2020   14:23 75 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ayah Hebat, Sang Pendamping Bunda Hebat
Sumber : https://asimor.co.id/

"A mother's arms are more comforting than anyone else's." (Princess Diana)

Keluarga adalah bingkai terindah yang selalu menjaga sisi kehidupan kita. Ia menjaga kita agar tidak terlalu berkecil hati ataupun terlalu bersemangat. Ia selalu menjaga kita agar tetap seimbang, sehingga kita bisa mencari waktu yang tepat kapan berada di puncak atau istirahat di rerumputan yang sejuk.

Hari masih gelap saat Umi mengeluh bahwa perutnya bertambah sakit. Saya agak kebingungan, tetapi tetap sabar demi menenangkan sang istri. "Ya sudah, Abi mau mandi dulu. Setelah azan subuh, kita shalat dan langsung berangkat. Masih kuat kan?" Umi mengangguk.

Setelah proses yang terasa panjang dari mulai jalan kaki, naik angkot, hingga masuk ke ruang bidan, dari hari masih gelap hingga terang, Umi akhirnya sudah bersiap-siap untuk melakukan proses persalinan. Saya memberanikan diri untuk mendampinginya di ruang persalinan, apapun yang terjadi.

Dan benar saja... bahwa proses persalinan itu adalah perjuangan hidup dan mati. Saya juga dimarahi karena apa yang dilakukan dianggap salah oleh Umi. Detik-detik yang amat berharga dan menguras tenaga. Hingga suara ajaib terdengar melengking. Bayi Bibing menangis saat keluar dari rahim.

Bibing dilahirkan secara normal di RS Muhammadiyah Bandung pada hari Sabtu, 10 Januari 2004, sekira pukul 10 pagi. Prosesnya dibantu oleh bidan. Saya mengazankan di telinga kanan Bibing dan iqamah di telinga kirinya sesaat ia keluar. Bayi Bibing kemudian dibersihkan dan diletakkan pada dada Umi.

Itu katanya adalah metode Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Sang bayi dan bundanya diberikan kesempatan untuk segera berinteraksi setelah proses kelahiran. Bayi Bibing terlihat mencari sendiri puting bundanya. Sebuah proses perkenalan sebelum menyusui yang sebenarnya.

Pada proses IMD itu, dada sang bunda bekerja laksana inkubator, yaitu memiliki suhu yang lebih hangat dari suhu luar dan bisa menyesuaikan diri dengan suhu yang dibutuhkan bayi. Jika suhu dada bunda terlalu dingin untuk bayi, suhu dadanya akan naik. Demikian pula sebaliknya.

Katanya lagi pada proses tersebut, stres pada bayi karena dikeluarkan dari rahim akan segera turun 50 persen. Kemudian setelah proses menyusui terjadi, kekebalan bayi juga meningkat 50 persen. Bagi sang bunda, tingkat stresnya ikut-ikutan menurun hingga 70 persen. Subhanallah wallahuakbar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x