Mohon tunggu...
Band
Band Mohon Tunggu... Disini duduk menunggu Langganan

Tak punya pilihan, memilih linear lalu sembunyi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Aroma Musim

17 Maret 2021   08:51 Diperbarui: 17 Maret 2021   09:05 46 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aroma Musim
Gambar oleh Daniel Reche dari Pixabay

Aku selalu melihat kamu berbuat sedikit
Memeluk kondensat basah bagai bah
Lalu menyihirnya menjadi butiran mutiara
yang berkilau tertimpa matahari
Lalu kupu-kupu hinggap menjenguk telur
dan kumbang  merendah menghirup embun
Sedang aku duduk di bangku wewangian
membiarkan musim berjalan
Sampai akhirnya kehilanganmu

Kata hutan kamu sudah menggulung permadani
Tanyakan saja hujan, bahwa dia juga kehilangan telapak hijau
Angin ikut berbisik jika aroma rumput telah beranjak

Lalu aku pergi ke lumbung
Buat berbaring di tumpukan jerami
dimana tercium aroma mu lebih

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x