Mohon tunggu...
Bambang Setyawan
Bambang Setyawan Mohon Tunggu... Buruh - Bekerja sebagai buruh serabutan yang hidup bersahaja di Kota Salatiga

Bekerja sebagai buruh serabutan, yang hidup bersahaja di Kota Salatiga

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Nestapa Lengkap Akmal, Bayi Asal Karang Gede atas Penyakitnya

21 Januari 2020   16:01 Diperbarui: 22 Januari 2020   23:29 738
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Akmal saat menjalani pengobatan di Salatiga (foto: dok pri)

Mukhararan Akmal Abdilah, putra pasangan Joko Susilo (36) & Kartini (40) warga Dusun Trayon RT 1 RW 2, Desa Kebonan, Kecamatan Karang Gede, Kabupaten Boyolali, usianya blm genap 1 taon. 

Namun, penderitaannya sungguh luar biasa. Selain dibelit kemiskinan, ia juga menderita berbagai penyakit berat. Seperti apa nestapanya, berikut penelusurannya.

Akmal, begitu biasa ia disapa, divonis dokter menderita Down Syndrome, radang paru, kebocoran jantung dan juga gizi buruk. Bayi kelahiran tanggal 27 Febuari 2019  itu, beratnya hanya 5 kilo gram. Kendati begitu, dirinya tak pernah mendapatkan pengobatan medis secara optimal. Alasannya, faktor ekonomi orang tuanya.

Akmal tengah digendong ibunya saat saya temui (foto: dok pri)
Akmal tengah digendong ibunya saat saya temui (foto: dok pri)
Maklum, sang bapak, Joko Susilo hanya bekerja sebagai tukang parkir yang "berdinas" saban hari Senin dan Selasa. Sedangkan Kartini, selain mengajar mengaji di TPQ Masjid Baitul Maghfur, kesehariannya cuma ibu rumah tangga biasa. 

Jadi, meski pengobatan Akmal ditanggung BPJS kelas duafa, namun, biaya transportasi, makan selama menunggu mau pun keperluan lainnya tak dijamin BPJS.

Keberadaan Akmal terdeteksi oleh relawan Lentera Kasih untuk Sesama (Lensa) Kota Salatiga, sehingga para relawan melakukan penggalangan dana untuk kepentingan pengobatan. Berhubung saya sendiri juga harus mengurusi 80 an orang duafa, kabar mengenai Akmal sempat saya abaikan.

Hingga akhir pekan lalu, seorang sahabat Kompasianer yang tinggal di Jakarta mengirim pesan. Isinya, perempuan cantik itu akan berdonasi untuk Akmal. Syaratnya, harus melalui rekening pribadi saya dan meminta agar tidak disebut namanya. 

Spontan permintaannya saya sanggupi, hanya dalam hitungan menit, ia mengirim dana Rp 2.000.000.

Begitu menerima transferan dana segar, tak mungkin saya langsung menyerahkan pada keluarga Akmal tanpa mengkonfirmasi kebenaran penyakit- penyakit yang diderita bayi malang tersebut. 

Akhirnya,  sore ini, saya meluncur ke Desa Kebonan, Kecamatan Karang Gede, Kabupaten Boyolali yang berjarak sekitar 20 kilo meter dari Kota Salatiga.

Keluarga Joko menempati salah satu bangunan SD (foto: dok pri)
Keluarga Joko menempati salah satu bangunan SD (foto: dok pri)
Menjalani Pengobatan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun