Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari DUA PULUH DELAPAN rincian PUISI tentang TIDAK HARUS. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bambang Syairudin PERINGKATMU #2 Di tahun 2022 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Bambang Syairudin, Kompasianer Teraktif #1 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengingatkan diri agar tidak lupa mensyukuri. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Fibonacci Puisi: Bukan Menggurui Hayawan

24 November 2022   01:00 Diperbarui: 24 November 2022   01:02 105
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Fibonacci Puisi: Bukan Menggurui Hayawan

bukan menggurui hayawan tentang cara
mereka mencari makan
dilepas dari
kurungan

bukan menggurui hayawan tentang cara
mereka berkabung diri
lihat temannya
digulai

(bukan menggurui hayawan, 2022)

Puisi kedelapan dari duapuluh rincian judul puisi tentang Bukan Menggurui, khususnya tentang Bukan Menggurui Hayawan. Semoga bermanfaat.

Catatan:
Bait pertama dan bait kedua semuanya terdiri dari empat baris.
Setiap barisnya tersusun dari jumlah suku kata (jumlah ketukan) yang mengikuti deret bilangan fibonacci: 13, 8, 5, 3.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun